kabar

GCC tetapkan Hizbullah organisasi teroris

"Keputusan ini diambil lantaran tindakan bermusuhan dari milisi itu dengan merekrut para pemuda (Arab Teluk) untuk melakukan tindakan teror," kata Zayani.

02 Maret 2016 10:46

GCC (Dewan Kerja Sama Teluk) beranggotakan Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan Oman - hari ini menetapkan Hizbullah sebagai organisasi teroris.

"Keputusan ini diambil lantaran tindakan bermusuhan dari milisi itu dengan merekrut para pemuda (Arab Teluk) untuk melakukan tindakan teror," kata Sekretaris Jenderal GCC Abdul Latif az-Zayani lewat pernyataan tertulis.

Keenam negara Arab Teluk itu telah mengambil serangkaian tindakan terhadap milisi Syiah itu sejak Arab Saudi menyetop bantuan dana US$ 3 miliar bagi Libanon buat membeli peralatan militer dari Prancis.

Hizbullah disokong oleh Iran, musuh bebuyutan Arab Saudi dalam perebutan pengaruh di kawasan Timur Tengah. Kedua negara menyokong dua pihak saling bertikai dalam perang di Yaman dan Suriah.

Hubungan diplomatik kedua negara itu putus awal tahun ini setelah Kedutaan Besar Arab Saudi di Ibu Kota Teheran diserbu pengunjuk rasa, marah akibat Riyadh mengeksekusi mati ulama Syiah Syekh Muhammad Nimr an-Nimr. Langkah Arab Saudi ini diikuti sekutunya di kawasan Teluk.

Kiri ke kanan: pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah, Ali Akbar Muhtasyamipur (ulama Syiah Iran merupakan salah satu pendiri Hizbullah), dan pemimpin Hamas Khalid Misyaal dalam sebuah acara. (Twitter)

Pendiri Hizbullah lolos dari upaya pembunuhan Mossad wafat karena Covid-19

Mossad pada 1984 berusaha menghabisi Muhtasyamipur lewat bom buku. Dia selamat namun kehilangan tangan kanan dan dua jemari kirinya.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah saat berpidato pada 25 Mei 2021 di peringatan 21 tahun mundurnya pasukan Israel dari selatan Libanon. (Twitter)

Meski sakit, pemimpin Hizbullah tetap berpidato

Nasrallah beberapa kali menghentikan ucapannya karena terbatuk-batuk dan napas tersengal. Dia pun mengakui kondisi kesehatannya sebulan terakhir memburuk.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Hasan Nasrallah tidak punya telepon seluler dan tidak keluar rumah

Ini kali pertama negara Zionis itu menerbitkan laporan tentang keadaan psikologis Nasrallah,





comments powered by Disqus