kabar

Penulis buku La Tahzan ditembak di Filipina

Syekh Aid al-Qarni ditembak setelah berceramah di sebuah kampus di Kota Zamboanga.

03 Maret 2016 07:12

Syekh Aid al-Qarni, ulama tersohor asal Arab Saudi sekaligus penulis buku La Tahzan (Jangan Bersedih), kemarin memberitahukan para pengikutnya lewat Twitter: dia dalam keadaan baik setelah mengalami luka tembak.

"Saya membawa kabar baik buat kalian," tulis Qarni kepada 12 juta pengikutnya di Twitter. "Saya dalam kondisi sehat dan baik. Alhamdulillah."

Qarni ditembak Selasa lalu setelah berceramah di Kota Zamboanga, Filipina Selatan. Kejadiannya di kampus the Western Mindanao State University. Seorang lelaki keluar dari kerumunan orang dan melepaskan satu tembakan saat pria 57 tahun itu akan memasuki mobilnya. Dia menderita luka di lengannya.

Seorang diplomat Arab Saudi dan satu polisi mengawal Qarni juga cedera. Duta Besar Arab Saudi untuk Filipina Abdullah bin Nasir al-Busairi menjenguk Qarni dirawat di rumah sakit di Zamboanga, sebelum diterbangkan ke Ibu Kota Manila, Filipina, untuk perawatan lanjutan.

Dalam bukunya Awakening Islam, akademisi Prancis Stephane Lacroix menyebut Qarni sebagai ulama Saudi paling populer.

Zamboanga, berjarak 800 kilometer sebelah selatan Manila, merupakan salah satu kota terbesar di selatan Filipina, wilayah bergolak selama satu dasawarsa terakhir dan telah menewaskan lebih dari seratus ribu orang.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Cegah penyebaran virus corona, Arab Saudi hentikan pelaksanaan umrah

Riyadh juga melarang pelancong asing dari negara sudah terinfeksi virus Covid-19 datang ke Saudi.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Korban meninggal akibat virus corona di Iran bertambah jadi 19 orang

Virus Covid-19 sudah menginfeksi 139 orang lainnya sejak wabah itu merebak di Iran pekan lalu.

Revital, putri dari seorang rabbi, berpose di depan altar Sinagoge Zargariyan di Ibu Kota Teheran, Iran, 2 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

20 persen warga Eropa percaya organisasi Yahudi rahasia mengatur isu politik dan ekonomi global

Seperlima warga Eropa juga percaya orang-orang Yahudi telah memanfaatkan isu Holocaust untuk kepentingan mereka sendiri. 

Wakil Menteri Kesehatan Iran Iraj Harirchi. (Twitter)

Wakil menteri kesehatan Iran terinfeksi virus corona

Virus Covid-19 telah menginfeksi 95 orang di Iran, termasuk 15 orang meninggal. 





comments powered by Disqus