kabar

Identitas dua agen Mossad di Jerman terbongkar setelah mobil mereka terjebak lumpur

Wali kota Quarnbek telah mengirim tagihan 1.263 euro ke Kedutaan Besar Israel di Berlin.

09 Maret 2016 09:59

Aib kembali menimpa Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel). Identitas dua agennya beroperasi di Jerman ketahuan setelah mobil mereka tumpangi terperosok ke dalam kubangan lumpur. Insiden itu terjadi 17 Desember tahun lalu dekat kanal di Kota Quarnbek, utara Jerman.

Kejadian ini bermula saat seorang perempuan sepuh di Quarnbek berjumpa dua agen Mossad tidak disebut identitasnya itu tengah berusaha mengeluarkan mobil mereka tumpangi dari jebakan lumpur. Kepada ibu tua itu, dua mata-mata Israel ini mengaku sedang mempelajari daerah itu buat perlombaan perahu layar musim panas mendatang.

Tapi wanita itu tidak percaya begitu saja. Saking curiganya, dia lantas menelepon polisi. Ketika polisi tiba di sana, dua lelaki itu langsung mengenalkan diri mereka sebagai agen intelijen. "Saya tidak tahu apakah mereka secara terbuka bilang dari Mossad," kata Rainer Wetzel, juru bicara Kepolisian Kota Neumuenster, berbatasan dengan Quarnbek.

Dua agen Mossad bersenjata dengan status diplomatik ini bilang kepada polisi, mereka tengah memantau proses pengiriman kapal selam baru bikinan Jerman telah dibeli Israel. Untuk menghindari salah paham, mereka mengeluarkan semua identitas resmi mereka.

"Semuanya sudah diperiksa dan segalanya sesuai aturan," ujar Wetzel kemarin. "Saya pikir kejadian itu memalukan bagi mereka."

Polisi dan petugas pemadam kebakaran lantas membantu mengeluarkan mobil kedua agen Mossad itu dari kubangan lumpur.

Stasiun televisi Jerman, NDR, melaporkan wali kota Quarnbek telah mengirim tagihan 1.263 euro ke Kedutaan Besar Israel di Ibu Kota Berlin untuk biaya mengeluarkan mobil itu. Tapi sampai sekarang belum ada jawaban.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emanuel Nahshon menolak berkomentar atas peristiwa memalukan itu.

Kiri ke kanan: pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah, Ali Akbar Muhtasyamipur (ulama Syiah Iran merupakan salah satu pendiri Hizbullah), dan pemimpin Hamas Khalid Misyaal dalam sebuah acara. (Twitter)

Pendiri Hizbullah lolos dari upaya pembunuhan Mossad wafat karena Covid-19

Mossad pada 1984 berusaha menghabisi Muhtasyamipur lewat bom buku. Dia selamat namun kehilangan tangan kanan dan dua jemari kirinya.

Kiri ke kanan: mantan Direktur Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel), bos baru Mossad David Barnea, dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam acara pelantikan Barnea pada 1 Juni 2021. (Koby Gideon/GPO)

Bos baru Mossad akan lanjutkan misi bunuh ilmuwan dan serang fasilitas nuklir Iran

"Ancaman terbesar terhadap kami adalah ancaman nyata dari upaya Iran untuk mempersenjatai dirinya dengan senjata nuklir," ujar Netanyahu. 

Perdana Menteri Israel bareng bos Mossad Yossi Cohen (kanan) dan calon penggantinya, David Barnea (kiri). (Haaretz)

Netanyahu umumkan bos baru Mossad

Barnea berpengalaman menangani perekrutan agen untuk misi terkait Iran dan Hizbullah.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Direktur Mossad Yossi Cohen. (Chaim Tzach/GPO)

Biden bertemu direktur Mossad di Washington DC

Pertemuan itu dirahasiakan dan Gedung Putih belum mengeluarkan pernyataan.





comments powered by Disqus