kabar

Libanon akan bangun dua tempat pembuangan buat atasi krisis sampah

Beirut tadinya berencana mengekspor sampah ke Rusia.

15 Maret 2016 08:38

Setelah rapat delapan jam, kabinet Libanon Sabtu pekan lalu menyetujui solusi sementara buat menyelesaikan krisis sampah. Pemerintah akan membangun dua tempat pembuangan di selatan dan utara Ibu Kota Beirut, serta membuka lagi lokasi pengelolaan sampah di Naamih, pinggiran Beirut.

Menteri Informasi Libanon Ramzi Juraij bilang solusi itu bakal berlaku empat tahun, kemudian baru dicarikan penyelesaian permanen atas masalah sampah.

Lebih dari dua ribu pengunjuk rasa turun ke jalan di Beirut menolak solusi temporer itu. Mereka menuntut pemerintah mencari solusi jangka panjang untuk menuntaskan krisis sampah. "Kami akan terus berunjuk rasa sampai pemerintah menemukan penyelesaian jangka panjang, nyata, dan sehat," kata Wasif Haraka, salah satu pemimpin demonstran.

Krisis bermula Juli tahun lalu setelah pemerintah berencana menutup tempat pengelolaan sampah di Naamih, selatan Beirut. Penduduk sekitar memblokir jalan menuju tempat pembuangan akhir itu karena sudah melebihi kapasitas.

Krisis ini memicu lahirnya gerakan Kalian Busuk, giat berdemonstrasi menuntut pemerintah mundur sebab dinilai tidak becus mengurus masalah sampah.

Pemerintah tadinya berencana mengekspor sampah ke Rusia. Namun perusahaan ditunjuk untuk menjalankan program itu tidak mampu menunjukkan dokumen menyatakan kesediaan Moskow menerima sampah buangan Libanon.

Juraij menjelaskan lokasi pembuangan Naamih akan dibuka dua bulan saja untuk menerima puluhan ribu ton sampah telah menggunung di Beirut. Dia bilang pemerintah akan membayar kepada otoritas Naamih US$ 6 untuk tiap ton sampah dikirim ke sana.

Dia menambahkan pemerintah tahun ini akan mengalokasikan US$ 40 juta kepada pemerintah kota bersedia menjadi tempat pembuangan sampah. Tambahan US$ 30 juta akan dipakai untuk dipakai buat proyek pembangunan di kedua wilayah lokasi pembuangan dalam empat tahun mendatang.

Libanon juga pernah mengalami krisis sampah di selatan negara itu pada 2012.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Israel girang Arab Saudi sebut Iran negara sponsor terorisme

Arab Saudi bareng Israel dan Amerika menuding pencabutan embargo senjata akan membuatIran menciptakan ketidakstabilan di Timur Tengah dengan mempersenjatai milisi-milisi binaannya.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Ketambahan 3.402 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 194.225 orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 24.755 orang, termasuk 420 meninggal.

Jalan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, lengang dari kendaraan setelah jam malam diberlakukan sejak 23 Maret 2020. (Twitter)

Ketambahan 4.387 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi tembus 190 ribu orang

Pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 24.557 orang, termasuk 416 meninggal.

Keponakan pemimpin Hizbullah nikahi putri Qasim Sulaimani

Pernikahan antara Rida dan Zainab berlangsung akhir pekan lalu.





comments powered by Disqus