kabar

Flydubai jatuh di Rusia, seluruh penumpang dan kru tewas

Korban meninggal 62 orang.

20 Maret 2016 09:41

CEO Flydubai Ghaith al-Ghaith kemarin menyatakan perusahaannya tengah bekerja sama erat dengan beragam pihak berwenang untuk mengusut kecelakaan menyebabkan 62 orang tewas, termasuk tujuh kru, di Rusia.

Pesawat Boeing 737-800 bernomor FZ981 milik Flydubai jatuh kemarin pagi saat berusaha mendarat untuk ketiga kali di bandar udara di Kota Rostov On Don, sekitar 980 kilometer sebelah selatan Ibu Kota Moskow, Rusia.

"Perhatian utama kami saat ini adalah terhadap keluarga penumpang dan kru," kata Ghaith. "Semua orang di Flydubai benar-benar kaget dan kami ikut berduka bersama keluarga dan teman-teman korban."

Sebanyak 55 penumpang dalam pesawat nahas itu terdiri dari 33 perempuan, 18 lelaki, dan empat anak. Mereka adalah 44 orang Rusia, delapan Ukraina, dua India, dan satu dari Uzbekistan.

Pesawat itu lepas landas dari Bandar Udara Internasional Dubai pada 18.20 GMT dan dijadwalkan tiba di Rostov On Don jam 22.40 GMT atau pagi waktu setempat.

Komite Investigasi Rusia kemarin bilang kecelakaan itu kemungkinan karena dua faktor. "Kesalahan pilot terkait cuaca buruk dan kesalahan teknis," ujar Oksana Kovrizhnaya, perwakilan Komite Investigasi, seperti dilansir kantor berita Interfax.

Gubernur Provinsi Rostov Vasily Golubev menjelaskan penyebab kecelakaan kemungkinan besar karena angin kencang.

Maskapai berpusat di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, ini didirikan pada Maret 2008. Saat ini memiliki 50 armada, kebanyakan Boeing 737-800.

Kiri ke kanan: Presiden Libanon Rafiq Hariri, Raja Maroko Muhammad bin Hasan, dan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Prancis. (Twitter/@moaidmahjoub)

Pelayan istana curi 36 jam tangan mewah milik raja Maroko

Salah satu koleksi Raja Muhammad adalah jam tangan Philippe Patek seharga Rp 16,3 miliar.

Delegasi muslim dipimpin Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa, ulama asal Arab Saudi, mengunjungi Kamp Auschwitz di Polandia, 23 Januari 2020. (Twitter)

Ulama Saudi menolak diwawancarai media Israel saat berziarah ke Kamp Auschwitz

Lawatan Syekh Muhammad al-Isa itu berlangsung saat Arab Saudi sedang mempromosikan perubahan dari wajah Wahabi kaku dan keras menjadi Islam moderat.

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa, ulama asal Arab Saudi sekaligus Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, memimpin salat dan doa bagi arwah kaum Yahudi dibantai pasukan Nazi Jerman pada Perang Dunia Kedua saat melawat ke Kamp Auschwitz di Polandia, 23 Januari 2020. (Twitter)

Ulama Saudi pimpin salat dan doa bagi arwah kaum Yahudi dibantai Nazi

Hubungan Saudi-Israel makin mesra setelah Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman curi data dalam telepon seluler Jeff Bezos

Sehabis membuka link video kiriman Bin Salman itulah, semua data dalam telepon pintar Bezos tersedot.





comments powered by Disqus