kabar

Tiga warga Indonesia luka dalam Teror Brussels

Pemerintah mengimbau warga Indonesia sementara ini tidak ke Brussels.

24 Maret 2016 07:29

Tiga warga Indonesia menjadi korban dalam serangan teror Selasa lalu di Ibu Kota Brussels, Belgia.

Ketiga korban luka itu adalah Meilissa Aster Ilona bersama dua anaknya, Lucie Vansilliette (4 tahun) dan Philippe Vansilliette (6 tahun). Ketiganya dirawat di rumah sakit Universitas Hospital Leuven, sekitar 20 menit di luar Brussels.

Teror Brussels hingga kini telah menewaskan 40 orang dan mencederai lebih dari 300 lainnya. Serangan bom bunuh diri itu terjadi di dua tempat, yakni Bandar Udara Internasional Zaventem dan stasiun kereta bawah tanah Maalbeek.

Dalam jumpa pers mingguan hari ini di kantornya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir bilang Meilissa dan Lucie masih dirawat di ruang perawatan intensif dan dalam keadaan kritis. Sedangkan keadaan Philippe sudah stabil.

Dia menjelaskan petugas KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Brussels mengetahui ada warga Indonesia menjadi korban karena diberitahu staf Kementerian Luar Negeri Belgia ditemui di Rumah Sakit Puteri Astrid. "Suaminya orang Belgia mengatakan istrinya orang Indonesia dan kedua anaknya memegang paspor Indonesia," kata Arrmanatha.

Dia menambahkan KBRI Brussels mendapat informasi dari maskapai Etihad Airways, saat check in Melissa dan Lucie menggunakan paspor Indonesia, sedangkan Philippe memakai paspor Belgia. Sebab paspor Indonesianya sudah habis tahun lalu.

Arrmanatha mengatakan Kementerian Luar Negeri hari ini mengeluarkan imbauan: bagi warga Indonesia di Brussels dan Belgia untuk selalu waspada, menghindari tempat-tempat dapat menjadi sasaran teror, dan selalu menuruti arahan aparat setempat.

Pemerintah menyarankan warga Indonesia ingin ke Brussels sebaiknya menunda rencana itu. "Bila harus pergi mesti memastikan mendapat informasi terkini soal situasi keamanan di Brussels, termasuk tempat dituju," ujar Arrmanatha.

Belgia sudah mengumumkan ada empat pelaku dalam Teror Brussels, namun satu belum diketahui identitasnya. Tiga pelaku sudah dikenali, yakni Ibrahim al-Nakrawi dan adiknya Khalid al-Bakrawi, serta Najim Lakrawi.

ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) telah mengklaim bertanggung jawab atas Teror Brussels.

Wakil Perdana Menteri Pertama Afghanistan Mullah Abdul Ghani Baradar menerima delegasi Kirgistan di Ibu Kota Kabul, 23 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Organisasi kemanusiaan dan dua konglomerat Israel evakuasi warga Afghanistan

Lusinan perempuan Afghanistan ini kemudian dikirim ke Uni Emirat Arab untuk ditampung sementara, sebelum bisa pindah menetap di Kanada. 

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Afghanistan Jenderal Bismillah Muhammadi Khan (kiri) dan Jenderal Syarif Yaftali pindah ke Tajikistan setelah diusir dari Uni Emirat Arab. (Albalad.co/Supplied)

UEA usir dua jenderal Afghanistan

Bismillah Khan dan Yaftali bergabung dengan eks Wakil Presiden Amrullah Saleh dan Ahmad Masud Junior lebih dulu pindah ke Tajikistan. 

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Indonesia minta Saudi cabut larangan berkunjung bagi warga Indonesia

Saudi juga belum membolehkan warga Indonesia berumrah.

Wakil Perdana Menteri Pertama Afghanistan Mullah Abdul Ghani Baradar saat berada di Kota Kandahar membantah berita bohong menyebutkan dirinya luka atau tewas karena berkonflik dengan kelompok Haqqani di Ibu Kota Kabul. (Albalad.co/Supplied)

Dua pentolan Taliban pro-Iran akhirnya masuk pemerintahan baru Afghanistan

Hasan Ghiasi, beretnis Hazara, dipilih menjadi Wakil Menteri Kesehatan.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Organisasi kemanusiaan dan dua konglomerat Israel evakuasi warga Afghanistan

Lusinan perempuan Afghanistan ini kemudian dikirim ke Uni Emirat Arab untuk ditampung sementara, sebelum bisa pindah menetap di Kanada. 

24 September 2021

TERSOHOR