kabar

ISIS latih dan kirim 400 jihadis buat teror Eropa

Jihadis-jihadis ISIS itu telah diberi perintah untuk menentukan waktu, tempat, dan cara tepat buat melaksanakan misi mereka.

24 Maret 2016 19:54

Para pejabat keamanan bilang kepada kantor berita Associated Press, milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) telah melatih dan mengirim paling sedikit 400 jihadis buat meneror Eropa.

Jaringan saling terkunci, tangkas, dan semiotonomi membikin kelompok dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi itu mampu melancarkan serangan teror di Benua Biru, meski posisi mereka di Suriah kian terdesak.

Serangan teror teranyar dilakoni jihadis ISIS terhadap dua lokasi di Ibu Kota Brussels, Belgia, Selasa lalu. Dua bom bunuh diri meledak di Bandar Udara Internasional Zaventem dan satu ledakan serupa terjadi di stasiun kereta bawah tanah Maalbeek. Teror Brussels ini sampai sekarang telah menewaskan 34 orang dan melukai 300 lainnya.

Para pejabat keamanan itu, termasuk pejabat intelijen Eropa dan Irak, serta seorang anggota parlemen Prancis memantau pergerakan kaum militan, menjelaskan jihadis-jihadis ISIS itu telah diberi perintah untuk menentukan waktu, tempat, dan cara tepat buat melaksanakan misi mereka.

Teror Brussels ini berlangsung empat bulan setelah Teror Paris. Kejadian di ibu kota Prancis itu menewaskan 130 orang. ISIS juga mengaku bertanggung jawab atas peristiwa ini.

Perdana Menteri Israel Benjamin netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu lari bersembunyi saat dengar sirene tanda roket datang dari Gaza

Ashdod, Ashkelon, dan Beersheba adalah tiga kota di wilayah selatan Israel menjadi langganan serangan roket dari Gaza.

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Trump akui putra Bin Ladin sudah tewas

Hamzah pernah merilis rekaman audio dan video menyerukan untuk menyerang Amerika dan sekutu-sekutunya.

Kebakaran hebat melanda fasilitas pemrosesan minyak terbesar di dunia milik Saudi Aramco di Abqaiq, Provinsi Timur, Arab Saudi. Kebakaran ini dipicu ledakan akibat serangan pesawat nirawak dilakukan milisi Al-Hutiyun dari Yaman. (Screengrab)

Pesawat nirawak serang fasilitas minyak terbesar dunia milik Aramco

Milisi Al-Hutiyun dari Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serbuan itu.

Mantan menteri Komunikasi Israel Ayub Kara. Dia adalah orang kepercayaan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk urusan negara Arab dan muslim. (Wikipedia)

Orang kepercayaan Netanyahu sebut Indonesia sangat butuh teknologi dari Israel

"Isu Palestina tidak lagi relevan saat ini. Negara-negara Timur Tengah juga sudah berhenti membahas masalah Palestina. Mereka tidak peduli lagi dengan Palestina, menyedihkan," ujar Ayub Kara.





comments powered by Disqus