kabar

Hakim Saudi suruh perempuan bercerai sebab suaminya dari keluarga miskin

Sejumlah pengadilan di negara Kabah tahun lalu mengeluarkan 17 perintah cerai dengan alasan latar belakang keluarga tidak setara.

10 April 2016 00:15

Seorang hakim di pengadilan Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, memerintahkan seorang perempuan bercerai dari suaminya karena teman seranjangnya itu berasal dari keluarga miskin.

Lewat rekaman video diunggah di media sosial, Maha at-Tamimi, tengah hamil delapan bulan, memohon bantuan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz untuk turun tangan menyelesaikan kasusnya. Dia bilang gugatan cerai itu diajukan oleh paman-pamannya karena mereka menolak latar belakang suaminya.

"Paman-paman saya mengatakan di pengadilan, saya menikah tanpa restu ayah saya...namun alasan mereka sebenarnya adalah mereka percaya suami saya dan saya bukan dari keluarga setara," kata Maha, seperti dilansir Emirates 24/7 News. "Saya memohon kepada Raja Salman untuk menyelamatkan saya dan bayi saya."

Kerabat Maha menjelaskan Maha tidak mendapat izin dari keluarganya saat mau menikah. Tapi Maha mengklaim abangnya memberi restu karena waktu itu ayahnya tinggal dengan istri keduanya.

Suami Maha, tentara bernama Ali al-Qarni, menceritakan kepada surat kabar Okaz, dia sudah berbulan-bulan diancam dan diintimidasi agar menceraikan istrinya. Tapi Ali menolak dan bersumpah bakal mempertahankan rumah tangganya.

Maha juga sama. Dia berkomitmen tidak akan pernah kembali ke rumah orang tuanya meski dia dipaksa keluar dari kediaman suaminya.

Okaz melaporkan sejumlah pengadilan di negara Kabah tahun lalu mengeluarkan 17 perintah cerai dengan alasan latar belakang keluarga tidak setara.  

Rumah Keluarga Ibrahim, berisi masjid, gereja, dan sinagoge, bakal dibangun di Pulau Saadiyat, Uni Emirat Arab. (Gulf Business)

UEA bangun sinagoge pertama

Pembangunan sinagoge perdana di UEA ini berlangsung saat negara itu tengah menjalin hubungan baik dengan Israel, negara dengan komunitas Yahudi terbesar sejagat.

Jenderal Abdil Fatah as-Sisi bertemu Presiden Muhammad Mursi. (en.nasimonline.ir)

Revolusi meletup lagi di Mesir

Demonstrasi berlangsung sejak kemarin sudah menyebar ke seantero negara Nil itu.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketegangan dengan Iran meningkat, Saudi uji coba sirene tanda ada serangan udara

Bin Salman stres berat mengetahui dampak serangan terhadap dua fasilitas Aramco itu. "Dia sampai menenggak lebih banyak obat penenang," kata sumber Albalad.co dalam lingkungan istana.

Mahmud Syekhruhu, pilot yang melarikan Presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali ke Arab Saudi pada 14 Januari 2011. (Middle East Eye)

Mantan Presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali wafat

Perdana Menteri Tunisia Yusuf Syahid bilang dirinya akan mengizinkan mayat Bin Ali dimakamkan di negara asalnya.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

UEA bangun sinagoge pertama

Pembangunan sinagoge perdana di UEA ini berlangsung saat negara itu tengah menjalin hubungan baik dengan Israel, negara dengan komunitas Yahudi terbesar sejagat.

22 September 2019
Revolusi meletup lagi di Mesir
21 September 2019

TERSOHOR