kabar

Abu Sayyaf sandera lagi empat warga Indonesia

Jumlah warga Indonesia disandera Abu Sayyaf bertambah menjadi 14 orang.

16 April 2016 10:06

Gerombolan bersenjata diyakini kelompok Abu Sayyaf kemarin telah membajak dua kapal berbendera Indonesia, yakni kapal tunda TB Henry dan kapal tongkang Cristi, di perairan perbatasan Malaysia-Filipina.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir menjelaskan kejadiannya pukul 18.31 waktu setempat saat kedua kapal dalam perjalan pulang dari Cebu, Filipina, menuju Tarakan, Kalimantan Timur. "Kapal membawa sepuluh awak warga Indonesia. Dalam peristiwa tersebut satu awak tertembak, lima selamat, dan empat orang diculik," katanya kepada Albalad.co melalui WhatsApp hari ini.

Dia menambahkan satu awak kapal tertembak sudah diselamatkan oleh Polisi Maritim Malaysia ke wilayah Malaysia untuk dirawat. Informasi terakhir, meski mengalami luka tembak namun yang bersangkutan dalam kondisi stabil. Lima awak kapal lain selamat bersama kedua kapal dibawa oleh Polisi Maritim Malaysia ke Pelabuhan Lahat Datu, Malaysia.

Arrmanatha bilang Kementerian Luar Negeri telah berkordinasi langsung dengan manajemen perusahaan untuk mendapatkan informasi mengenai detail peristiwa itu. Dia mengatakan pihaknya juga terus berkoordinasi dan berkonsultasi dengan pihak di dalam negeri, Malaysia, dan Filipina.  

Dia menjelaskan Konsulat Jenderal Indonesia di Tawau terus melakukan koordinasi dengan otoritas Malaysia ada di wilayah itu. "Pemerintah Indonesia akan mengambil langkah-langkah untuk mengatasi sering terjadinya pembajakan di kawasan tersebut," ujar Arrmanatha. "Indonesia juga akan mengajak negara- negara tetangga buat meningkatkan keamanan."

Dengan penyanderaan terbaru ini, Abu Sayyaf tengah menyekap 14 warga Indonesia setelah persitiwa serupa menimpa sepuluh anak buah kapal akhir bulan lalu.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Para pembunuh Khashoggi masih berkeliaran di Arab Saudi

Mayatnya kemudian dimutilasi dan hingga kini Saudi masih merahasiakan keberadaan potongan-potongan tubuh Khashoggi.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berpose bersama enam warga Indonesia pernah disandera di Kota Benghazi, Libya, dan keluarga mereka seusai acara serah terima di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, 2 April 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Indonesia bebaskan enam warganya disandera di Benghazi

Mereka ditawan selama tujuh bulan.

Keharuan menyelimuti proses penyerahan empat mantan sandera Indonesia di Somalia oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di kantornya, 31 Oktober 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Empat mantan sandera di Somalia diserahkan kepada keluarga

Keempat pelaut Indonesia ini termasuk dalam 26 sandera dibebaskan oleh perompak Somalia pada 22 Oktober lalu.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada 24 Oktober 2016 memberikan jumpa pers soal pembebasan 26 sandera oleh perompak Somalia, termasuk empat pelaut Indonesia. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Satu pelaut Indonesia meninggal saat disandera perompak Somalia

Pemerintah membantah membayar uang tebusan untuk membebaskan empat pelaut itu.





comments powered by Disqus