kabar

Arab Saudi pulangkan satu jamaah haji Indonesia korban Tragedi Mina

Chulan binti Kasim akan menjalani perawatan lanjutan di Rumah Sakit Fatmawati di Jakarta.

01 Mei 2016 10:05

Arab Saudi memulangkan satu jamaah haji korban Tragedi Mina asal Indonesia mengalami cedera. Dia adalah Chulan binti Kasim asal Sumatera Barat.

Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menjelaskan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz telah memberikan fasilitas pesawat ambulans udara (MEDEVAC) untuk memulangkan Chulan. Dia diberangkatkan dari Bandar Udara Raja Abdul Aziz di Kota Jeddah kemarin pukul sepuluh malam dan dijadwalkan tiba di Bandar Udara Halim Perdanakusumah hari ini jam 12 siang.

Dia menjelaskan ikut melepas pemberangkatan Chulan dari Rumah Sakit Garda Nasional adalah pelaksana tugas Konsul Jenderal Indonesia di Jeddah Dicky Yunus, staf konsuler Fadhly Ahmad, dan staf teknis haji Arsyad Hidayat. "Sejak dirawat kondisinya stabil namun tidak bisa berkomunikasi dan bergantung pada alat bantu pernapasan," kata Agus Maftuh kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp hari ini.

Agus Maftuh menambahkan Menteri Kesehatan Nila Farid Muluk Maret lalu sempat menjenguk Chulan dirawat di Rumah Sakit Garda Nasional.

Tragedi Mina terjadi pada 24 September 2015 akibat tabrakan arus jamaah haji di jalur menuju lokasi pelemparan jumrah di Kota Mina. Hingga kini pemerintah Arab Saudi belum mengumumkan hasil investigasi. Riyadh masih menyatakan korban tewas dalam musibah itu 739 jamaah haji, sedangkan hasil penyelidikan kantor berita Reuters dan Associated Press menyebutkan lebih dari dua ribu orang meninggal. Korban wafat dari Indonesia berjumlah 128 orang dan telah dimakamkan di Arab Saudi.

Agus Maftuh bercerita pemulangan Chulan ini diawali dengan pemintaan KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Ibu Kota Riyadh dan KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia) di Kota Jeddah melalui surat kepada Kementerian Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Haji Arab Saudi pada 24 Januari 2016.

Persetujuan keluar pada 15 April lalu untuk mengevakuasi Chulan lewat ambulans udara. Sebab peralatan medis dan alat bantu pernapasan buat korban tidak tersedia di pesawat komersial. Setibanya di Indonesia, dia akan dirawat di Rumah Sakit Fatmawati di Jakarta.

Selama penerbangan, kondisi Chulan selalu dipantau oleh dua staf medis Nimah Nur Matasief dan Zuhair Tahir Jwa, masih berdarah Indonesia.

Agus Maftuh menyampaikan penghargaan kepada Raja Salman atas keputusan untuk memulangkan Chulan. Dia berharap langkah ini kian memperkuat poros Saunesia (Saudi-Indonesia), merek baru diplomasi Indonesia-Arab Saudi, diperkenalkan oleh Agus Maftuh baru bertugas bulan lalu.

Dia memperkirakan biaya sewa ambulan udara ini untuk penerbangan sembilan jam dari Jeddah ke Jakarta US$ 405 ribu.

Korban meninggal tragedi Mina. Insiden pada 24 September 2015 di Kota Mina, Arab Saudi, ini menewaskan lebih dari 700 jamaah haji dan melukai 900 lainnya. (Arab News)

Korban tewas Tragedi Mina 2.411 orang

"Benar-benar memalukan bagi Saudi untuk mengakui mereka lalai dalam mengatur ibadah haji lantaran gelar Raja Salman adalah Pelindung Dua Masjid Suci."

Jamaah korban tragedi Mina pada Kamis, 24 September 2015, dibaringkan di jalan. (Al-Jazeera)

Jamaah haji wafat dalam tragedi Mina bertambah menjadi 2.177 orang

Arab Saudi masih berkukuh petaka Mina menewaskan 769 orang dan melukai 934 lainnya.

Korban meninggal tragedi Mina. Insiden pada 24 September 2015 di Kota Mina, Arab Saudi, ini menewaskan lebih dari 700 jamaah haji dan melukai 900 lainnya. (Arab News)

Korban meninggal dalam tragedi Mina bertambah menjadi 1.621 orang

"Kalau pelaksanaan haji sukses itu berkat upaya pemerintah dan bila ada kesalahan itu kehendak Tuhan," sindir seorang pegiat hak asasi manusia di Arab Saudi.

Petugas mengevakuasi jamaah perempuan luka dalam tragedi Mina pada Kamis, 24 September 2015. (Arab News)

Pangeran Turki al-Faisal: Manajemen haji hak kedaulatan Arab Saudi

Saudi menolak internasionalisasi penyelenggaraan ibadah haji.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

UEA bangun kembali dua gereja dirusak ISIS di Mosul

UEA juga akan membangun kembali Masjid Agung An-Nuri, berusia lebih dari 840 tahun. Di masjid inilah, pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi mengumumkan berdirinya khilafah dengan dirinya sebagai khalifah.

15 Oktober 2019

TERSOHOR