kabar

Perempuan Arab Saudi kini berhak pegang buku nikah

Kebijakan ini dikeluarkan dengan alasan seorang perempuan membutuhkan buku nikah ketika terjadi perselisihan dengan suaminya dan di pengadilan.

05 Mei 2016 23:08

Kementerian Kehakiman Arab Saudi telah mengumumkan aturan baru memberi hak bagi pengantin perempuan memegang buku nikah. Selama ini hanya kaum lelaki saja dibolehkan memiliki buku nikah.

Menurut Menteri Kehakiman Walid as-Samaani, para ulama mencatat pernikahan mesti memberikan buku nikah kepada pengantin perempuan agar dia mengetahui hak-haknya dan segala yang diatur dalam kontrak pernikahan.

"Keputusan ini buat melindungi hak-hak kaum hawa dan memfasilitasi prosedur buat mereka," kata Kementerian Kehakiman lewat keterangan tertulis, seperti dilansir kantor berita resmi Saudi Press Agency. Kebijakan ini dikeluarkan dengan alasan seorang perempuan membutuhkan buku nikah ketika terjadi perselisihan dengan suaminya dan di pengadilan.

Hak-hak kaum hawa di negara Kabah itu memang dibatasi. Mereka perlu izin muhrim bila ingin bepergian dan bekerja, serta dilarang mengemudi.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arabian Business)

Sudah 150 anggota keluarga kerajaan Saudi terinfeksi Covid-19

Termasuk Gubernur Riyadh Pangeran Faisal bin Bandar bin Abdul Aziz, tengah dirawat di ICU Rumah Sakit Raja Faisal.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Penderita Covid-19 di Makkah naik jadi 553 orang

Sebanyak 41 pengidap baru menyebabkan penderita Covid-19 di Madinah meningkat ke angka 331. 

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir menggendong Hanan, anak pengungsi Suriah tinggal bersama orang tuanya di sebuah kamp di Distrik Zajla, Lembah Bekaa, Libanon. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dua tahun menganggur, pengungsi Suriah di Libanon bakar diri hingga tewas

Terdapat sekitar 900 ribu pengungsi Suriah di Libanon. Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun lalu, sekitar 73 persennya hidup miskin. Rasio ini meningkat ketimbang 69 persen pada 2018.

Konser grup band asal Korea Selatan, BTS, di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Oktober 2019. (Twitter)

Menteri kesehatan Saudi peringatkan penderita Covid-19 bisa sampai 200 ribu dalam beberapa pekan

Korban meninggal terbesar gegara Covid-19 terdapat di empat kota itu, yaitu Madinah (19 orang), Makkah (8 orang), Jeddah (6 orang), serta Riyadh (3 orang). 





comments powered by Disqus