kabar

Perempuan Arab Saudi kini berhak pegang buku nikah

Kebijakan ini dikeluarkan dengan alasan seorang perempuan membutuhkan buku nikah ketika terjadi perselisihan dengan suaminya dan di pengadilan.

05 Mei 2016 16:08

Kementerian Kehakiman Arab Saudi telah mengumumkan aturan baru memberi hak bagi pengantin perempuan memegang buku nikah. Selama ini hanya kaum lelaki saja dibolehkan memiliki buku nikah.

Menurut Menteri Kehakiman Walid as-Samaani, para ulama mencatat pernikahan mesti memberikan buku nikah kepada pengantin perempuan agar dia mengetahui hak-haknya dan segala yang diatur dalam kontrak pernikahan.

"Keputusan ini buat melindungi hak-hak kaum hawa dan memfasilitasi prosedur buat mereka," kata Kementerian Kehakiman lewat keterangan tertulis, seperti dilansir kantor berita resmi Saudi Press Agency. Kebijakan ini dikeluarkan dengan alasan seorang perempuan membutuhkan buku nikah ketika terjadi perselisihan dengan suaminya dan di pengadilan.

Hak-hak kaum hawa di negara Kabah itu memang dibatasi. Mereka perlu izin muhrim bila ingin bepergian dan bekerja, serta dilarang mengemudi.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Empat dari 15 agen Saudi pembunuh Khashoggi jalani pelatihan paramiliter di Amerika

Mereka menjalani pelatihan pada 2017. Dua dari keempat agen Saudi itu pernah mengikuti pelatihan serupa di Tier 1 Group dari Oktober 2014 hingga Januari 2015.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu perintahkan stafnya hancurkan banyak dokumen di kantornya beberapa jam sebelum lengser

Sesuai aturan hukum berlaku, semua dokumen kerja itu tidak boleh dihancurkan satu pun dan akan disimpan dalam arsip negara.

Departemen Kehakiman Amerika Serukat pada 22 Juni 2021 merampas tiga lusin domain media pro-Iran. (Telegram)

Amerika rampas tiga lusin domain media pro-Iran

Pengambilailihan tiga lusin domain itu berlangsung empat hari setelah Iran menggelar pemilihan presiden dimenangkan oleh Ibrahim Raisi. 

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid (kanan) dan Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Israel Muhammad al-Khaja bertemu di Knesset pada 22 Juni 2021. (Twitter/@yairlapid)

Menteri luar negeri Israel akan resmikan kedutaan dan konsulat Israel di UEA

UEA dan Israel sepakat membina hubungan diplomatik setelah meneken Perjanjian Ibrahim pada 15 September tahun lalu di Gedung Putih.





comments powered by Disqus