kabar

Perempuan Arab Saudi kini berhak pegang buku nikah

Kebijakan ini dikeluarkan dengan alasan seorang perempuan membutuhkan buku nikah ketika terjadi perselisihan dengan suaminya dan di pengadilan.

05 Mei 2016 23:08

Kementerian Kehakiman Arab Saudi telah mengumumkan aturan baru memberi hak bagi pengantin perempuan memegang buku nikah. Selama ini hanya kaum lelaki saja dibolehkan memiliki buku nikah.

Menurut Menteri Kehakiman Walid as-Samaani, para ulama mencatat pernikahan mesti memberikan buku nikah kepada pengantin perempuan agar dia mengetahui hak-haknya dan segala yang diatur dalam kontrak pernikahan.

"Keputusan ini buat melindungi hak-hak kaum hawa dan memfasilitasi prosedur buat mereka," kata Kementerian Kehakiman lewat keterangan tertulis, seperti dilansir kantor berita resmi Saudi Press Agency. Kebijakan ini dikeluarkan dengan alasan seorang perempuan membutuhkan buku nikah ketika terjadi perselisihan dengan suaminya dan di pengadilan.

Hak-hak kaum hawa di negara Kabah itu memang dibatasi. Mereka perlu izin muhrim bila ingin bepergian dan bekerja, serta dilarang mengemudi.

Rumah Keluarga Ibrahim, berisi masjid, gereja, dan sinagoge, bakal dibangun di Pulau Saadiyat, Uni Emirat Arab. (Gulf Business)

UEA bangun sinagoge pertama

Pembangunan sinagoge perdana di UEA ini berlangsung saat negara itu tengah menjalin hubungan baik dengan Israel, negara dengan komunitas Yahudi terbesar sejagat.

Jenderal Abdil Fatah as-Sisi bertemu Presiden Muhammad Mursi. (en.nasimonline.ir)

Revolusi meletup lagi di Mesir

Demonstrasi berlangsung sejak kemarin sudah menyebar ke seantero negara Nil itu.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketegangan dengan Iran meningkat, Saudi uji coba sirene tanda ada serangan udara

Bin Salman stres berat mengetahui dampak serangan terhadap dua fasilitas Aramco itu. "Dia sampai menenggak lebih banyak obat penenang," kata sumber Albalad.co dalam lingkungan istana.

Mahmud Syekhruhu, pilot yang melarikan Presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali ke Arab Saudi pada 14 Januari 2011. (Middle East Eye)

Mantan Presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali wafat

Perdana Menteri Tunisia Yusuf Syahid bilang dirinya akan mengizinkan mayat Bin Ali dimakamkan di negara asalnya.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

UEA bangun sinagoge pertama

Pembangunan sinagoge perdana di UEA ini berlangsung saat negara itu tengah menjalin hubungan baik dengan Israel, negara dengan komunitas Yahudi terbesar sejagat.

22 September 2019
Revolusi meletup lagi di Mesir
21 September 2019

TERSOHOR