kabar

Pengusaha Saudi diculik di Mesir telah dibebaskan

Hasan Ali as-Sanad dilepaskan tanpa membayar uang tebusan.

06 Mei 2016 08:57

Hasan Ali as-Sanad, pengusaha asal Arab Saudi telah diculik lebih dari sepekan di Mesir, akhirnya dibebaskan kemarin.

Sanad diculik oleh geng lelaki bertopeng pada 26 April dalam perjalanan dari Kota Ismailiya ke Ibu Kota Kairo, setelah dia meninggalkan pabriknya menuju bandar udara.

Para penyekap kemudian memutuskan untuk melepaskan Sanad dan sopirnya. "Mereka membebaskan dia dengan memberikan telepon seluler, sehingga dia bisa menghubungi putra atau keluarganya di Kairo," kata Ali Azazi, Direktur Departemen Keamanan Ismailiya. Dia menambahkan Sanad masih berada di Mesir.

Azazi menjelaskan hasil penyelidikan awal menunjukkan Sanad dilepaskan tanpa membayar uang tebusan. Dia juga dalam keadaan sehat.

Direktur Departemen Kepolisian Ismailiya Kolonel Mahmud Khalil minggu lalu bilang dalam perjalanan menuju Kairo, mobil ditumpangi Sanad dicegat satu geng bersenjata.

Arab Saudi tahun lalu memperingatkan warga negaranya untuk waspada saat berbisnis di negara Nil itu.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan. (Saudi Gazette)

Saudi larang pemegang paspor Israel berkunjung

Dia menambahkan Saudi dapat mengubah kebijakannya kalau perdamaian antara Palestina dan Israel sudah tercapai.

Polisi Israel menembakkan gas air mata ke arah warga Palestina di dalam Masjid Al-Aqsa, dalam bentrokan terjadi pada 26 Juni 2016. (Press TV)

Pemimpin ISIS serukan kepada pengikutnya serang Israel

"Fokus baru kita adalah memerangi Yahudi dan mengambil kembali apa yang telah mereka curi dari kaum muslim," ujar Abu Hamzah.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman pakai virus bikinan Israel buat curi data dari telepon Jeff Bezos

Dua pelapor khusus PBB bilang anak dari Raja Salman itu memakai virus Pegasus bikinan NSO Group.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Israel izinkan warganya kunjungi Arab Saudi

Seorang wartawan dari stasiun televisi Israel, i24 News, bulan ini membuat laporan langsung dari Kota Jeddah.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Saudi larang pemegang paspor Israel berkunjung

Dia menambahkan Saudi dapat mengubah kebijakannya kalau perdamaian antara Palestina dan Israel sudah tercapai.

28 Januari 2020

TERSOHOR