kabar

Susunan kabinet baru Arab Saudi

Perombakan kabinet ini bagian dari pelaksanaan Visi Arab Saudi 2030.

08 Mei 2016 11:55

Sebagai bagian dari reformasi dan pelaksanaan Visi 2030, Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz kemarin merombak kabinet besar-besaran.

Visi Arab Saudi 2030 diumumkan Wakil Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman akhir bulan lalu adalah program negara Kabah untuk tidak lagi mengandalkan minyak sebagai sumber utama pendapatan negara. Juga buat meningkatkan kontribusi sektor swasta bagi produk domestik bruto.

Selain sebagai putera mahkota, Pangeran Muhammad bin Naif tetap menduduki posisi menteri dalam negeri. Begitu juga Pangeran Muhammad bin Salman. Dia tetap memangku jabatan menteri pertahanan di samping sebagai wakil putera mahkota.  

Berikut sebagian perubahan dalam kabinet baru Arab Saudi.

Menteri Perdagangan dan Investasi: Majid bin Abdullah al-Qasabi

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral: Khalid bin Abdul Aziz al-Falih

Menteri Transportasi: Sulaiman bin Abdullah al-Hamdan

Gubernur bank sentral Saudi Arabian Monetary Agency (SAMA): Ahmad al-Khulaifi

Menteri Haji dan Umrah: Muhammad Saleh bin Tahir Bentin

Menteri Kesehatan: Taufik ar-Rabiah

Penasihat Raja Salman (setingkat menteri): Pangeran Turki bin Muhammad bin Saud al-Kabir as-Saud

Penasihat Istana: Pangeran Khalid bin Saud bin Khalid as-Saud, Pangeran Bandar bin Saud bin Muhammad as-Saud, Pangeran Faisal bin Khalid bin Sultan bin Abdul Aziz as-Saud, Pangeran Muhammad bin Abdurrahman bin Abdul Aziz as-Saud, Ali bin Ibrahim an-Naimi, Saad bin Nasir asy-Syathri, Rafat bin Abdullah as-Sabbagh.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arabian Business)

Takut tertular Covid-19, Raja Salman diisolasi di istana

Paling tidak 12 tenaga medis di rumah sakit langganan keluarga kerajaan terinfeksi Covid-19.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Penyakit pikun Raja Salman makin memburuk

"Dia benar-benar tidak menyadari apa yang sedang terjadi. Dia mengulang kalimat-kalimat sama," katanya.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Kesehatan Raja Salman tidak stabil

Ini kali kedua Bin Salman membungkam orang-orang menjadi ancaman buat dia menjadi raja.





comments powered by Disqus