kabar

Pegiat hak asasi di Jerman sebut Saudi danai ISIS

Arab Saudi dituding secara tidak langsung membikin ISIS lewat penyebaran ideologi Wahabi ke seluruh dunia.

16 Mei 2016 17:30

Para pegiat hak asasi manusia di Jerman telah memproyeksikan gambar bendera ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) dan kata Daesh Bank di dinding Kedutaan Besar Arab Saudi di Ibu Kota Berlin. Proyeksi ini garapan seniman Oliver Bienkowski.

Dais adalah singkatan dalam bahasa Arab untuk Daulah Islamiyah, sebuah negara diklaim islami dan diumumkan oleh pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi Juni 2014 di Mosul, kota terbesar kedua di Irak. Pada kesempatan itu, Baghdadi juga menyatakan dirinya sebagai khalifah.

Proyeksi gambar bendera ISIS dan kata Daesh Bank ini untuk menyoroti hubungan Saudi dengan milisi dipimpin Baghdadi itu dan catatan buruk penegakan hak asasi manusia di negara itu.

Arab Saudi dituding secara tidak langsung membikin ISIS lewat penyebaran ideologi Wahabi ke seluruh dunia. Paham Wahabi mengkampanyekan antiperbedaan dan intoleransi.

Negara Kabah ini juga dituduh mendanai kelompok-kelompok pemberontak Sunni buat menggulingkan rezim Presiden Basyar al-Assad di Suriah.

Pesan ingin disampaikan lewat gambar proyeksi di tembok Kedutaan Saudi di Berlin itu juga soal hukuman sepuluh tahun penjara dan seribu cambukan bagi Raif Badawi, narablog asal Saudi, karena mengkritik rezim Bani Saud.

Badawi menerima cicilan 50 cambukan pertama Januari tahun lalu. Sisa hukuman cemeti belum dilakukan karena sorotan masyarakat internasional dan masalah kesehatan.

Setelah 50 cambukan itu, tim medis beranggotakan delapan dokter Saudi menyimpulkan Badawi secara medis tidak bisa lagi menjalani hukuman cambuk. Penundaan hukuman atas Badawi itu tidak bersifat permanen.

Polisi Irak pada 3 Desember 2019 menangkap lelaki dikenal dengan nama Abu Khaldun, merupakan wakil dari pemimpin ISIS Abu Baar al-Baghdadi di Provinsi Kirkuk, utara Irak. (Supplied via Iraqi Security Media Cell)

Polisi Irak bekuk wakil Baghdadi di Kirkuk

Abu Khaldun pernah menjabat komandan militer ISIS di Provinsi Salahuddin.

Majalah Dabiq terbitan ISIS dijual di situs Amazon. (BBC)

Turki telah deportasi 21 kombatan ISIS ke negara asal

Sebanyak 13 dari 21 jihadis sudah dideportasi itu adalah warga negara Jerman, Belgi, Belanda, Denmark, Inggris, Amerika Serikat, dan Irlandia.

Seorang jihadis mengganti salib dengan bendera ISIS di sebuah gereja di Kota Mosul, utara Irak. (Twitter)

Turki deportasi seorang kombatan ISIS asal Amerika

Muhammad Darwis B. tadinya terjebak di antara Turki dan Yunani karena ditolak oleh Amerika dan Yunani.

Menteri Dalam Negeri Prancis Christophe Castaner. (Twitter)

Prancis bersedia terima sebelas kombatan ISIS dideportasi dari Turki

Castaner mengatakan sekitar 250 warga Prancis bergabung dengan ISIS telah dipulangkan sejak 2014. 





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Diplomat Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi dilarang masuk Amerika

Hingga kini negeri Dua Kota Suci itu masih bungkam di mana mereka menyembunyikan potongan-potongan tubuh Khashoggi. 

11 Desember 2019

TERSOHOR