kabar

Mahalnya mahar ganjal lelaki Oman buat menikah

Kebanyakan keluarga di Oman sepakat mas kawin senilai US$ 10.400, namun sebagian lagi meminta jauh lebih besar hingga US$ 52 ribu.

17 Mei 2016 08:50

Seperti di kebanyakan negara Arab, mahalnya mahar dan ongkos buat pesta perkawinan mengganjal kaum lelaki di Oman buat menikah.

Data resmi menunjukkan tahun lalu terjadi 25.659 pernikahan, turun dibanding 2014, yakni 28 ribu perkawinan. Hasil penelitian menyebutkan tingginya mas kawin berlaku di pedesaan dan perkotaan, termasuk di Ibu Kota Muskat, seperti dilansir the Gulf News.

Ahmad al-Balusyi, bekerja sebagai sopir dengan penghasilan US$ 1.300 sebulan, mengatakan dia mesti bersabar untuk menikah. Sebab dia harus menabung hingga memiliki cukup fulus buat mahar dan biaya resepsi.

Insinyur bernama Rasyid al-Ibri bahkan harus menabung empat tahun sampai akhirnya bisa menikah. Dia menghabiskan US$ 3.900 untuk pesta pernikahan.

Kebanyakan keluarga di Oman sepakat mas kawin senilai US$ 10.400, namun sebagian lagi meminta jauh lebih besar hingga US$ 52 ribu.

Untuk menangani masalah ini, Dewan Syura pada 2011 mengusulkan dana bantuan menikah. Anggaran ini disediakan buat memberi pinjaman bebas bunga bagi warga negara Oman tidak mampu membiayai pesta pernikahan. Dana itu juga akan dipakai untuk memberikan layanan bimbingan bagi pasangan suami istri buat mengurangi angka perceraian.

Namun sampai sekarang pemerintah Oman belum menyetujui proposal itu.

Akibat tingginya mas kawin dan biaya resepsi, banyak lelaki Oman menikah dengan perempuan asing.

Rumah Keluarga Ibrahim, berisi masjid, gereja, dan sinagoge, bakal dibangun di Pulau Saadiyat, Uni Emirat Arab. (Gulf Business)

UEA bangun sinagoge pertama

Pembangunan sinagoge perdana di UEA ini berlangsung saat negara itu tengah menjalin hubungan baik dengan Israel, negara dengan komunitas Yahudi terbesar sejagat.

Jenderal Abdil Fatah as-Sisi bertemu Presiden Muhammad Mursi. (en.nasimonline.ir)

Revolusi meletup lagi di Mesir

Demonstrasi berlangsung sejak kemarin sudah menyebar ke seantero negara Nil itu.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketegangan dengan Iran meningkat, Saudi uji coba sirene tanda ada serangan udara

Bin Salman stres berat mengetahui dampak serangan terhadap dua fasilitas Aramco itu. "Dia sampai menenggak lebih banyak obat penenang," kata sumber Albalad.co dalam lingkungan istana.

Mahmud Syekhruhu, pilot yang melarikan Presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali ke Arab Saudi pada 14 Januari 2011. (Middle East Eye)

Mantan Presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali wafat

Perdana Menteri Tunisia Yusuf Syahid bilang dirinya akan mengizinkan mayat Bin Ali dimakamkan di negara asalnya.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

UEA bangun sinagoge pertama

Pembangunan sinagoge perdana di UEA ini berlangsung saat negara itu tengah menjalin hubungan baik dengan Israel, negara dengan komunitas Yahudi terbesar sejagat.

22 September 2019
Revolusi meletup lagi di Mesir
21 September 2019

TERSOHOR