kabar

Cek telepon seluler suami, perempuan ekspatriat Arab bakal dideportasi dari UEA

Dia juga dikenai denda 150 ribu dirham. Dia curiga suaminya berselingkuh.

19 Mei 2016 08:50

Pengadilan di Emirat Ajman, Uni Emirat Arab, Kamis pekan lalu memvonis seorang perempuan ekspatriat Arab dengan hukuman denda 150 ribu dirham (US$ 40.843) dan deportasi ke negara asalnya. Dia terbukti bersalah melanggar privasi setelah memeriksa telepon seluler suaminya tanpa izin, seperti dilansir surat kabar Gulf News.

Pengacara terdakwa bilang kliennya menuding suaminya berselingkuh. Perempuan itu mengakui kepada hakim, dia memeriksa isi telepon seluler suaminya dan memindahkan sejumlah foto perselingkuhan suaminya ke telepon selulernya.

Sang suami lalu menggugat dan pengadilan memutuskan istrinya bersalah melanggar undang-undang soal kejahatan di dunia maya.

Kedua pasangan ini sama-sama berusia 30-an tahun.

Aktivis Arab Saudi, Abdul Aziz al-Audah, ditahan karena mendukung Palestina. (Twitter)

Saudi tahan kerabat ulama tersohor karena berkomentar dukung Palestina

Saudi memang telah menyatakan Hamas dan Al-Ikhwan al-Muslimun sebagai organisasi teroris. 

Suhail al-Jamil, pemuda gay berusia 23 tahun asal Arab Saudi tengah berpose dengan celana pendek di sebuah pantai di Kota Jeddah, 6 Oktober 2019. (Twitter)

Arab Saudi tangkap pemuda gay bercelana pendek di pantai

Suhail mengunggah foto dirinya bercelana pendek warna coklat dengan corak tutul pada 6 Oktober lalu. Dia memang secara terbuka menyatakan dirinya adalah kaum penyuka sesama jenis.

Gereja Ath-Thahirah berlokasi di Kota Mosul, Irak. ISIS merusak bangunan ini pada 2014. (mesopotamiaheritage.org)

UEA bangun kembali dua gereja dirusak ISIS di Mosul

UEA juga akan membangun kembali Masjid Agung An-Nuri, berusia lebih dari 840 tahun. Di masjid inilah, pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi mengumumkan berdirinya khilafah dengan dirinya sebagai khalifah.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Calon raja Saudi surati presiden Iran minta berdamai

Pesan ingin disampaikan Bin Salman kepada Iran adalah ingin membahas isu bilateral, kondisi kawasan, dan bagaimana bisa mengakhiri perang  Yaman tanpa mempermalukan Saudi.





comments powered by Disqus