kabar

Cek telepon seluler suami, perempuan ekspatriat Arab bakal dideportasi dari UEA

Dia juga dikenai denda 150 ribu dirham. Dia curiga suaminya berselingkuh.

19 Mei 2016 08:50

Pengadilan di Emirat Ajman, Uni Emirat Arab, Kamis pekan lalu memvonis seorang perempuan ekspatriat Arab dengan hukuman denda 150 ribu dirham (US$ 40.843) dan deportasi ke negara asalnya. Dia terbukti bersalah melanggar privasi setelah memeriksa telepon seluler suaminya tanpa izin, seperti dilansir surat kabar Gulf News.

Pengacara terdakwa bilang kliennya menuding suaminya berselingkuh. Perempuan itu mengakui kepada hakim, dia memeriksa isi telepon seluler suaminya dan memindahkan sejumlah foto perselingkuhan suaminya ke telepon selulernya.

Sang suami lalu menggugat dan pengadilan memutuskan istrinya bersalah melanggar undang-undang soal kejahatan di dunia maya.

Kedua pasangan ini sama-sama berusia 30-an tahun.

Jamaah umrah di Masjid Nabawi, Kota Madinah, Arab Saudi. (Gulf Business)

Sejarawan Makkah sarankan Saudi buka jendela di kubah makam Nabi dan berdoa agar wabah Covid-19 lenyap

Tindakan ini pernah dilakukan penduduk Madinah ketika mereka mengalami kekeringan.

Jamaah salat isya di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, 21 Maret 2020. (Twitter)

Empat pasien Covid-19 di Madinah meninggal, dua lainnya di Makkah

Dua orang di Makkah dan dua pengidap lainnya mengembuskan napas terakhir di Kota Jeddah.

Masjid Nabawi di Kota Madinah, Arab Saudi. (trekearth.com)

Penderita Covid-19 di Madinah bertambah jadi 72 orang

Di Madinah, empat pasien Covid-19 wafat.

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Pengidap Covid-19 di Makkah sudah 240 orang

Hingga kemarin, terdapat 1.453 penderita Covid-19 di Arab Saudi, termasuk delapan orang meninggal.





comments powered by Disqus