kabar

Imam besar Al-Azhar bertemu Paus Fransiskus di Vatikan

Hubungan kedua otoritas agama besar ini memburuk saat Paus Benediktus XVI, kini telah lengser, dalam pidatonya di Jerman pada September 2006 mengaitkan Islam dengan kekerasan.

23 Mei 2016 16:04

Pemimpin umat Katolik sedunia Paus Fransiskus hari ini menerima kunjungan Syekh Ahmad Muhammad ath-Thayyib, Imam Besar Masjid Al-Azhar di Ibu Kota Kairo, Mesir.

Ini merupakan pertemuan pertama dua pemimpin agama besar dunia sejak Paus Fransiskus terpilih sebagai Pemimpin Takhta Suci Vatikan tiga tahun lalu. Sekaligus menandai kian membaiknya hubungan kedua lembaga agama itu.

Keduanya bertemu secara tertutup sekitar setengah jam dalam perpustakaan pribadi Paus Fransiskus di Istana Apostolik, Kota Vatikan. Paus menegaskan perjumpaan itu amat bermakna. "Pertemuan kita ini adalah sebuah pesan," katanya.

Lewat pernyataan tertulis, Al-Azhar bilang alasan Syekh Thayyib menerima undangan Paus Fransiskus untuk membahas beragam upaya buat menyebarluaskan perdamaian dan hidup berdampingan secara damai.

Juru bicara Vatikan Federico Lombardi mengungkapkan Paus Fransiskus dan Syekh Thayyib terutama membahas tantangan bersama dihadapi dua lembaga dan agama itu.

Dalam pertemuan di Basilika Santo Petrus itu, Paus Fransiskus menghadiahi Syekh Thayyib sebuah medali perdamaian dan salinan Laudato Si, surat bikinan Paus berisi seruan kepada seluruh dunia untuk bangkit menghadapi ancaman perubahan iklim dan menyeimbangkan hubungan ekonomi antara negara maju dan berkembang.

Ketika mau pamit, Paus Fransiskus dan Syekh Thayyib berpelukan serta saling cium pipi kiri dan kanan.

Hubungan kedua otoritas agama besar ini memburuk saat Paus Benediktus XVI, kini telah lengser, dalam pidatonya di Jerman pada September 2006 mengaitkan Islam dengan kekerasan. Pidato ini memicu kerusuhan di sejumlah negara muslim dan menimbulkan serangan terhadap kaum Nasrani.

Relasi antara Vatikan dan Al-Azhar mencair lantaran Paus Fransiskus bersikap merangkul semua kalangan. Dia mendorong dialog antar agama. Bahkan dia memberi suaka bagi tiga keluarga pengungsi muslim asal Suriah.

Pertemuan terakhir dengan imam besar Al-Azhar terjadi di era Paus Yohanes Paulus II di Kairo, setahun sebelum serangan 11 September 2001 di Kota New York, Amerika Serikat.

Pemimpin Rakhta Suci Vatikan sekaligus penghulu umat Katolik sedunia Paus Fransiskus. (Vatican Media)

Paus Fransiskus berencana ke Irak pada Maret 2021

Paus Fransiskus menjadi pemimpin Takhta Suci Vatikan pertama melawat ke Semenanjung Arab ketika mengunjungi Uni Emirat Arab pada 3-5 Februari 2019.

Syekh Ahmad Muhammad Tayyib, imam besar Masjid Al-Azhar dan Syekh Agung Universitas Al-Azhar di Ibu Kota Kairo, Mesir. (Al-Arabiya)

Imam besar Al-Azhar sebut praktek poligami sebuah ketidakadilan

Syekh Ahmad bilang mereka yang mengatakan berpoligami dibolehkan adalah pendapat keliru.

Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus memberkati sebuah keluarga di Katedral Santo Joseph di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 4 Februari 2019. (Vatican News)

Paus Fransiskus pimpin misa di Abu Dhabi

Dari sembilan juta penduduk UEA, sekitar satu juta merupakan penganut Katolik.

Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar Syekh Ahmad Thayyib di Abu Dhabi, 4 Februari 2019. (WAM)

UEA akan bangun Katedral Santo Fransiskus dan Masjid Imam Ahmad Thayyib

Kedatangan Paus Fransiskus bertepatan dengan lawatan Syekh Ahmad Thayyib.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Organisasi kemanusiaan dan dua konglomerat Israel evakuasi warga Afghanistan

Lusinan perempuan Afghanistan ini kemudian dikirim ke Uni Emirat Arab untuk ditampung sementara, sebelum bisa pindah menetap di Kanada. 

24 September 2021

TERSOHOR