kabar

Sisi keluarkan dekrit bolehkan seorang warga Saudi beli tanah khusus buat warga Mesir

Lokasinya di jalan utama menghubungkan Kairo dan Aleksandria.

28 Mei 2016 05:45

Presiden Mesir telah mengeluarkan dekrit mengizinkan seorang warga negara Arab Saudi membeli tanah tadinya cuma boleh dimiliki warga negara Nil itu, menurut sebuah keterangan tertulis dilansir surat kabar Al-Jaridah ar-Rasmiyah Kamis lalu.

Lelaki Saudi bernama Hamud bin Muhammad bin Nasir as-Salih ingin membeli dua bidang tanah berlokasi di jalan utama menghubungkan Kairo dan Aleksandria. Namun dia kaget ketika mengetahui tanah di wilayah itu hanya boleh dimiliki warga Mesir.

Tanpa menjelaskan bagaimana kejadiannya, koran itu bilang Sisi mengeluarkan keputusan membolehkan Salih membeli tanah ditaksirnya itu.

Kabar ini muncul setelah seorang warga Mesir mengajukan gugatan ke pengadilan Selasa lalu. Dia menuntut pemerintah membebaskan 47 orang ditahan karena awal bulan ini memprotes penyerahan dua pulau di laut Merah oleh Mesir kepada Arab Saudi.

Para pejabat Saudi dan Mesir mengatakan kedua pulau itu memang milik Saudi dan hanya di bawah kontrol Mesir. Riyadh meminta Kairo pada 1950 untuk melindungi kedua pulau itu.

Hubungan Mesir dan Saudi kian erat setelah Sisi berkuasa tiga tahun lalu.

Kabinet Mesir baru-baru ini mengesahkan hibah 2,5 miliar dari Saudi, diteken saat Raja Salman bin Abdul Aziz berkunjung ke Kairo bulan lalu. Dalam lawatan itu pula, Kairo memperoleh pinjaman US$ 24 miliar, menurut menteri kerja sama internasional Mesir.

Rumah Keluarga Ibrahim, berisi masjid, gereja, dan sinagoge, bakal dibangun di Pulau Saadiyat, Uni Emirat Arab. (Gulf Business)

UEA bangun sinagoge pertama

Pembangunan sinagoge perdana di UEA ini berlangsung saat negara itu tengah menjalin hubungan baik dengan Israel, negara dengan komunitas Yahudi terbesar sejagat.

Jenderal Abdil Fatah as-Sisi bertemu Presiden Muhammad Mursi. (en.nasimonline.ir)

Revolusi meletup lagi di Mesir

Demonstrasi berlangsung sejak kemarin sudah menyebar ke seantero negara Nil itu.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketegangan dengan Iran meningkat, Saudi uji coba sirene tanda ada serangan udara

Bin Salman stres berat mengetahui dampak serangan terhadap dua fasilitas Aramco itu. "Dia sampai menenggak lebih banyak obat penenang," kata sumber Albalad.co dalam lingkungan istana.

Mahmud Syekhruhu, pilot yang melarikan Presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali ke Arab Saudi pada 14 Januari 2011. (Middle East Eye)

Mantan Presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali wafat

Perdana Menteri Tunisia Yusuf Syahid bilang dirinya akan mengizinkan mayat Bin Ali dimakamkan di negara asalnya.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

UEA bangun sinagoge pertama

Pembangunan sinagoge perdana di UEA ini berlangsung saat negara itu tengah menjalin hubungan baik dengan Israel, negara dengan komunitas Yahudi terbesar sejagat.

22 September 2019
Revolusi meletup lagi di Mesir
21 September 2019

TERSOHOR