kabar

ISIS bunuh 12 penggemar Real Madrid saat menonton final Liga Champions

Kejadian itu berlangsung dua pekan setelah milisi ISIS juga membunuh fans Madrid di Irak.

31 Mei 2016 19:34

Empat anggota milisi ISIS Ahad dini hari lalu menyerbu sebuah klub penggemar Real Madrid di Kota Baquba, sekitar 64 kilometer sebelah utara Ibu Kota Baghdad, Irak, saat acara menonton bareng partai final Liga Champions.

Real Madrid berhasil meraih gelar Liga Champions kesebelas setelah mengalahkan Atlectico Madrid di partai puncak itu. Skor berakhir 5-3 setelah adu penalti.      

Presiden klub penggemar Real Madrid di Baquba, Ziad Albidani, menjelaskan kepada surat kabar olahraga AS, serangan itu terjadi menjelang akhir pertandingan, sebelum pemain Real Madrid Cristiano Ronaldo melakukan tendangan penalti.

Keempat militan ISIS itu menembak serampangan ke arah para penggemar Real Madrid tengah asyik menonton laga klub kesayangan mereka. Akibatnya, 12 orang tewas dan delapan lainnya luka. Semua korban adalah warga negara Irak berusia 18-30 tahun.

Insiden ini terjadi setelah serangan serupa pada 13 Mei lalu di kedai kopi Al-Furat di Balad, dekat Baquba. Tiga pria bersenjata membunuh sedikitnya 16 orang dan 30 lainnya cedera. Kebanyakan korban adalah penggemar Real Madrid.

Sebelum kabar serangan terbaru di Baquba muncul, Presiden Real Madrid Florentino Perez bilang gelar Liga Champions didedikasikan bagi para penggemar klub itu di Irak.

Seorang jihadis mengganti salib dengan bendera ISIS di sebuah gereja di Kota Mosul, utara Irak. (Twitter)

Turki deportasi seorang kombatan ISIS asal Amerika

Muhammad Darwis B. tadinya terjebak di antara Turki dan Yunani karena ditolak oleh Amerika dan Yunani.

Menteri Dalam Negeri Prancis Christophe Castaner. (Twitter)

Prancis bersedia terima sebelas kombatan ISIS dideportasi dari Turki

Castaner mengatakan sekitar 250 warga Prancis bergabung dengan ISIS telah dipulangkan sejak 2014. 

Wilayah dikuasai ISIS. (govexec.com)

Kombatan ISIS terjebak di daerah tak bertuan setelah dideportasi dari Turki

Amerika menolak menerima lelaki itu, Turki juga tidak mau menampung kembali.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Turki mulai deportasi kombatan ISIS ke negara asal

Ankara kemarin memulangkan seorang kombatan ISIS asal Amerika Serikat dan tujuh jihadis ISIS dari Jerman dideportasi hari ini.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

isis rusak gereja

Turki deportasi seorang kombatan ISIS asal Amerika

Muhammad Darwis B. tadinya terjebak di antara Turki dan Yunani karena ditolak oleh Amerika dan Yunani.

15 November 2019

TERSOHOR