kabar

Tiga pangeran Kuwait divonis lima tahun penjara sebab hina hakim

Termasuk Athbi al-Fahad as-Sabah keponakan dari emir Kuwait.

01 Juni 2016 08:10

Sebuah pengadilan di Kuwait Senin lalu menjatuhkan vonis masing-masing lima tahun penjara kepada tiga anggota keluarga kerajaan. Mereka dan empat terdakwa lainnya diputus bersalah telah menghina hakim.

Ketujuh terdakwa, termasuk ketiga pangeran Kuwait, itu mulanya didakwa menghina Emir Kuwait Syekh Sabah al-Ahmad al-Jabir as-Sabah dan memproduksi rekaman-rekaman video palsu untuk menjelekkan hakim-hakim tinggi.

Keponakan dari emir Kuwait, mantan Kepala Kantor Keamanan Nasional Athbi al-Fahad as-Sabah, termasuk dalam ketujuh terdakwa.

Tiga terdakwa lainnya juga menerima hukuman lima tahun penjara, sedangkan yangkeempat divonis sepuluh tahun kurungan.

Foto dan nama 15 warga Arab Saudi diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. (Sabah)

Amerika beri waktu sebulan bagi Saudi buat umumkan nama para pembunuh Khashoggi

CIA, Kongres Amerika, dan Turki meyakini perintah buat menghabisi Khashoggi berasal dari Bin Salman.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Twitter)

Israel akan gelar pemilihan umum 2 Maret 2020, ketiga dalam setahun

Tapi lantaran tanggal itu bertepatan dengan peringatan maulid Nabi Musa (Purim), semua anggota Knesset menyepakati pesta demokrasi itu dilangsungkan pada 2 Maret.

Mendiang wartawan Jamal Khashoggi. (NBC News)

Diplomat Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi dilarang masuk Amerika

Hingga kini negeri Dua Kota Suci itu masih bungkam di mana mereka menyembunyikan potongan-potongan tubuh Khashoggi. 

Sinagoge Beit Torat Chaim di Kota Jayapura, Papua. (Rabbi Aharon Sharon buat Albalad.co)

Komunitas Yahudi di Papua sudah miliki sinagoge

Aharon bilang tiga rabbi dari Israel pernah berkunjung ke tempatnya pada 2017 dan setahun kemudian menghadiahkan gulungan Torah untuk dipakai di sinagoge itu.





comments powered by Disqus