kabar

Tiga pangeran Kuwait divonis lima tahun penjara sebab hina hakim

Termasuk Athbi al-Fahad as-Sabah keponakan dari emir Kuwait.

01 Juni 2016 01:10

Sebuah pengadilan di Kuwait Senin lalu menjatuhkan vonis masing-masing lima tahun penjara kepada tiga anggota keluarga kerajaan. Mereka dan empat terdakwa lainnya diputus bersalah telah menghina hakim.

Ketujuh terdakwa, termasuk ketiga pangeran Kuwait, itu mulanya didakwa menghina Emir Kuwait Syekh Sabah al-Ahmad al-Jabir as-Sabah dan memproduksi rekaman-rekaman video palsu untuk menjelekkan hakim-hakim tinggi.

Keponakan dari emir Kuwait, mantan Kepala Kantor Keamanan Nasional Athbi al-Fahad as-Sabah, termasuk dalam ketujuh terdakwa.

Tiga terdakwa lainnya juga menerima hukuman lima tahun penjara, sedangkan yangkeempat divonis sepuluh tahun kurungan.

Wakil Perdana Menteri Pertama Afghanistan Mullah Abdul Ghani Baradar menerima delegasi Kirgistan di Ibu Kota Kabul, 23 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Organisasi kemanusiaan dan dua konglomerat Israel evakuasi warga Afghanistan

Lusinan perempuan Afghanistan ini kemudian dikirim ke Uni Emirat Arab untuk ditampung sementara, sebelum bisa pindah menetap di Kanada. 

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Afghanistan Jenderal Bismillah Muhammadi Khan (kiri) dan Jenderal Syarif Yaftali pindah ke Tajikistan setelah diusir dari Uni Emirat Arab. (Albalad.co/Supplied)

UEA usir dua jenderal Afghanistan

Bismillah Khan dan Yaftali bergabung dengan eks Wakil Presiden Amrullah Saleh dan Ahmad Masud Junior lebih dulu pindah ke Tajikistan. 

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Indonesia minta Saudi cabut larangan berkunjung bagi warga Indonesia

Saudi juga belum membolehkan warga Indonesia berumrah.

Wakil Perdana Menteri Pertama Afghanistan Mullah Abdul Ghani Baradar saat berada di Kota Kandahar membantah berita bohong menyebutkan dirinya luka atau tewas karena berkonflik dengan kelompok Haqqani di Ibu Kota Kabul. (Albalad.co/Supplied)

Dua pentolan Taliban pro-Iran akhirnya masuk pemerintahan baru Afghanistan

Hasan Ghiasi, beretnis Hazara, dipilih menjadi Wakil Menteri Kesehatan.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Organisasi kemanusiaan dan dua konglomerat Israel evakuasi warga Afghanistan

Lusinan perempuan Afghanistan ini kemudian dikirim ke Uni Emirat Arab untuk ditampung sementara, sebelum bisa pindah menetap di Kanada. 

24 September 2021

TERSOHOR