kabar

Diduga terlibat gerakan anti-Erdogan, Turki bekuk satu mahasiswa Indonesia

KBRI Ankara sudah menyampaikan beberapa kebutuhan logistik dan pribadi mahasiswa asal Wonosobo, Jawa Tengah, itu.

13 Juni 2016 07:21

Aparat keamanan Turki pada 3 Juni lalu menangkap mahasiswa asal Indonesia, Handika Lintang Putra, di Gaziantep, kota perbatasan Turki dengan Suriah. Dia diduga terlibat dalam Hizmet, kelompok terlarang di negara itu.

Hizmet adalah kelompok dipimpin ulama intelektual Fethullah Gulen, seteru Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, tinggal di Amerika Serikat.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir menjelaskan KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Ankara telah meminta akses kekonsuleran untuk memastikan semua hak hukum Lintang dihormati. KBRI Ankara juga sudah menyampaikan beberapa kebutuhan logistik dan pribadi mahasiswa asal Wonosobo, Jawa Tengah, itu.

Arrmanatha menambahkan KBRI Ankara akan terus mendampingi dan berkoordinasi dengan aparat setempat untuk mengetahui perkembangan kasusnya.

Lintang juga sudah didampingi pengacara. "Dalam pemeriksaan, yang bersangkutan menolak tuduhan diajukan oleh otoritas keamanan setempat," katanya kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp hari ini. 

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Empat dari 15 agen Saudi pembunuh Khashoggi jalani pelatihan paramiliter di Amerika

Mereka menjalani pelatihan pada 2017. Dua dari keempat agen Saudi itu pernah mengikuti pelatihan serupa di Tier 1 Group dari Oktober 2014 hingga Januari 2015.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu perintahkan stafnya hancurkan banyak dokumen di kantornya beberapa jam sebelum lengser

Sesuai aturan hukum berlaku, semua dokumen kerja itu tidak boleh dihancurkan satu pun dan akan disimpan dalam arsip negara.

Departemen Kehakiman Amerika Serukat pada 22 Juni 2021 merampas tiga lusin domain media pro-Iran. (Telegram)

Amerika rampas tiga lusin domain media pro-Iran

Pengambilailihan tiga lusin domain itu berlangsung empat hari setelah Iran menggelar pemilihan presiden dimenangkan oleh Ibrahim Raisi. 

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid (kanan) dan Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Israel Muhammad al-Khaja bertemu di Knesset pada 22 Juni 2021. (Twitter/@yairlapid)

Menteri luar negeri Israel akan resmikan kedutaan dan konsulat Israel di UEA

UEA dan Israel sepakat membina hubungan diplomatik setelah meneken Perjanjian Ibrahim pada 15 September tahun lalu di Gedung Putih.





comments powered by Disqus