kabar

Polisi Turki bekuk pebisnis berusaha jual pisau belati milik Qaddafi seharga US$ 10 juta

Dia membeli pisau belati itu senilai US$ 4,6 juta di Libya tiga bulan lalu dan akan dijual kepada seorang warga negara Arab Saudi.

15 Juni 2016 10:26

Polisi Turki telah menangkap seorang lelaki karena berusaha menjual pisau belati hasil jarahan dari istana mendiang pemimpin Libya Muammar al-Qaddafi, seperti dilansir kantor berita resmi Anadolu.

Polisi memyita pisau belati terbuat dari gading gajah dan bertabur batu mulia berupa rubi, safir, zamrud, dan berlian, ketika menggrebek di Esenyurt, pinggiran Kota Istanbul.

Pengusaha tidak disebutkan namanya ini diduga membeli peninggalan Qaddafi seharga US$ 4,6 juta di Libya tiga bulan lalu. Dia dibekuk saat berusaha menjual pisau belati Qaddafi senilai US$ 10 juta kepada seorang warga negara Arab Saudi. Polisi juga menahan dua rekan pengusaha itu.

Ketiganya dibebaskan sementara sambil menunggu proses pengadilan dengan kemungkinan dakwaan penyelundupan dan pelanggaran aturan terkait penjualan spesies berbahaya.

Qaddafi tumbang dari kekuasaan dan akhirnya terbunuh lewat pemberontakan disokong Barat pada 2011. Kompleks istananya di Bab al-Aziziyah dan kediaman serta vila keluarga besarnya dijarah rakyat Libya setelah dia lari ke Sirte sebelum tewas.  

Saya sempat meliput Revolusi Libya lima tahun lalu menyaksikan rumah, istana, dan vila Qaddafi hangus terbakar. Semua barang dan perabotan ludes diambil. Saya sempat mendapat satu foto pernikahan Aisyah Qaddafi sebagai kenang-kenangan dari pemberontak. Foto itu diambil dari tiga album pribadi Aisyah tertinggal dalam rumahnya di Ibu Kota Tripoli.

Petugas kebersihan mengumpulkan ribuan jangkrik mati di Masjid Nabawi, Kota Madinah, Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Kenaikan pengidap Covid-19 di Madinah tertinggi di Arab Saudi

Riyadh, Makkah, Jeddah, dan Madinah masih menjadi kota dengan penderita Covid-19 terbanyak di negara Kabah itu.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Penderita Covid-19 wafat di Makkah bertambah menjadi sembilan orang

Secara keseluruhan, korban meninggal karena Covid-19 di Arab Saudi naik menjadi 44 orang.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arabian Business)

Sudah 150 anggota keluarga kerajaan Saudi terinfeksi Covid-19

Termasuk Gubernur Riyadh Pangeran Faisal bin Bandar bin Abdul Aziz, tengah dirawat di ICU Rumah Sakit Raja Faisal.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Penderita Covid-19 di Makkah naik jadi 553 orang

Sebanyak 41 pengidap baru menyebabkan penderita Covid-19 di Madinah meningkat ke angka 331. 





comments powered by Disqus