kabar

4.500 ton makanan sehari terbuang di Arab Saudi selama Ramadan

Situasi miris ini terjadi saat lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia kelaparan.

20 Juni 2016 07:14

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan 30 persen dari total makanan seharga 4 juta riyal dipersiapkan selama Ramadan terbuang percuma.

Jika diuangkan berjumlah 1,2 juta riyal saban hari, menurut the College of Food and Agricultural Science (CFAS) di Universitas Raja Saud, Riyadh, Arab Saudi.

Studi serupa menunjukkan sekitar 4.500 ton makan per hari terbuang di negara Kabah itu. Pesta besar dan makanan prasmanan menjadi salah satu alasan begitu banyaknya makanan menjadi mubazir.

Menurut Profesor Khodran az-Zahrani dari CFAS, saban tahun makanan terbuang di Arab Saudi berjumlah 1,3 miliar ton. Sebanyak 40 persen lebih dari makanan terbuang itu berasal dari ritel dan konsumen. Situasi miris ini terjadi saat lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia kelaparan.

Zahrani bilang makanan mubazir ini terjadi di semua rantai makanan, mulai petani, industri makanan, ritel, katering, hingga konsumen.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Upacara penandatanganan perjanjian damai UEA-Israel akan dilakukan di Gedung Putih

Netanyahu dan Syekh Muhammad bin Zayid direncanakan hadir dalam acara itu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

UEA jadi negara Arab ketiga teken perjanjian damai dengan Israel

Tanda-tanda kemesraan secara terbuka UEA-Israel terlihat tahun ini.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 1.569 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 293.037 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 29.777 orang, termasuk 572 meninggal.





comments powered by Disqus