kabar

Presenter Libanon dideportasi setelah putus kontrak dengan televisi Mesir

Liliane Daud memandu acara dialog dengan tokoh-tokoh oposisi Mesir.

27 Juni 2016 23:32

Polisi Mesir kemarin menangkap presenter asal Libanon Liliane Daud di rumahnya di Ibu Kota Kairo. Dia kemudian diangkut ke bandar udara lalu dideportasi ke negara asalnya, seperti dilansir media setempat.

Penangkapan sekaligus deportasi atas Liliane ini terjadi tidak lama setelah dia mengumumkan putus kontrak dengan stasiun televisi ONTV melalui Twitter. Liliane bergabung dengan televisi swasta Mesir itu sejak 2011.

Ziad al-Alaimi, pengacara dari Liliane, menjelaskan polisi menyerbu kediaman Liliane dan memaksa dia untuk keluar. Mereka juga tidak mengizinkan kliennya itu untuk menelepon.

Acara dialog dipandu Liliane termasuk dari sangat sedikit program televisi dibolehkan disiarkan di televisi Mesir. Program dialog itu memberi kesempatan bagi tokoh-tokoh oposisi Mesir untuk bebas bersuara, menurut Ahram Online.

ONTV dibeli Mei lalu oleh pengusaha Mesir Ahmad Abu Hasyimah.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Biden siap wujudkan hubungan diplomatik Saudi dan Israel

Pada November tahun lalu, Netanyahu terbang ke Kota Neom, Arab Saudi, dan mengadakan pertemuan dengan Bin Salman. Itu menjadi pertemuan ketiga mereka.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Saudi Gazette)

Bin Salman dan dilema Biden

Bin Salman makin percaya tidak ada yang bisa membantah atau mencegah kuasa mutlaknya, sekalipun negara sebesar Amerika.

Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Israel Muhammad al- Khaja menyerahkan surat tugasnya kepada Presiden Israel Reuven Rivlin di Yerusalem, 1 Maret 2021. (Twitter/@AmbAlKhaja)

Duta besar UEA buat Israel serahkan surat tugas kepada Presiden Rivlin

Selain bertemu para pejabat senior Israel, kunjungan Al-Khaja untuk mencari lokasi bagi kantor Kedutaan Besar UEA dan rumah dinasnya di Tel Aviv.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat menyampaikan strategi baru PIF (Dana Investasi Pemerintah) untuk periode 2021-2025. . (Saudi Gazette)

Nasib Bin Salman, naik takhta atau terdepak

Sejak dia masuk jalur suksesi pada April 2015, dua putera mahkota tersingkir.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Biden siap wujudkan hubungan diplomatik Saudi dan Israel

Pada November tahun lalu, Netanyahu terbang ke Kota Neom, Arab Saudi, dan mengadakan pertemuan dengan Bin Salman. Itu menjadi pertemuan ketiga mereka.

02 Maret 2021

TERSOHOR