kabar

Lelaki Saudi beristri dilarang nikahi perempuan Bosnia

Bosnia berlakukan visa bagi warga negara Arab Saudi.

02 Juli 2016 16:59

Pemerintah Bosnia Herzegovina telah memperketat aturan bagi warga negara Arab Saudi ingin melawat ke negara itu. Warga negara Kabah mesti memperoleh visa bila ingin berkunjung ke Bosnia untuk urusan bisnis, pribadi, atau sebagai pelancong.

Bosnia juga melarang lelaki Saudi beristri menikahi perempuan Bosnia. Negara Balkan ini memang tengah menjadi tujuan favorit bagi warga Saudi.

Kedutaan Besar Arab Saudi di Ibu Kota Sarajevo, Bosnia, telah mengunggah sejumlah persyaratan itu di situs resmi mereka, termasuk visa bila ingin berkunjung. Kedutaan Saudi menekankan hukum di Bosnia melarang pria beristri asal Saudi menikahi perempuan Bosnia kecuali dia bisa membuktikan belum menikah.  

Pemerintah Bosnia menjelaskan untuk urusan bisnis warga Saudi mesti mendapat undangan dari perusahaan Bosnia, undangan pribadi dari warga Bosnia, atau pelancong dengan visa turis mesti sudah memesan hotel di Bosnia. Warga Saudi berpaspor diplomatik atau dinas tidak terikat dengan aturan-aturan itu.

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah jadi 384 orang, di Madinah 233 orang

Arab Saudi telah menerapkan jam malam 24 jam sehari terhadap Makkah dan Madinah hingga waktu belum ditentukan. 

Kafe Lorca di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Trip Advisor)

Korban meninggal karena Covid-19 di Arab Saudi naik jadi 25 orang

Jumlah pengidap Covid-19 di negara Kabah itu kini 2.039 orang.

Jalan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, lengang dari kendaraan setelah jam malam diberlakukan sejak 23 Maret 2020. (Twitter)

Empat kota dengan jumlah penderita Covid-19 terbanyak di Arab Saudi

Jam malam 24 jam berlaku di Makkah dan Madinah hingga waktu belum ditentukan.

Seorang jamaah sedang membaca Al-Quran di Masjid Nabawi, Kota Madinha, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Sudah 199 orang terinfeksi Covid-19 di Madinah

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi hari ini mulai menerapkan jam malam 24 jam di Makkah dan Madinah.





comments powered by Disqus