kabar

Pesawat Emirates kecelakaan di Bandar Udara Dubai

Sebanyak 282 penunpang dan 18 kru selamat.

03 Agustus 2016 17:56

Pesawat Emirates Airline bernomor penerbangan EK521 hari ini kecelakaan di Bandar Udara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab, saat mendarat darurat.

Emirates Airline bilang pesawat jenis Boeing 777 itu terbang dari Bandar Udara Trivandrum di Thiruvananthapuram, India, dengan mengangkut 282 penumpang dan 18 kru. Kecelakaan terjadi pukul 12.45 waktu setempat setelah lepas landas dari Trivandrum jam 10.19 waktu lokal.  

"Kami bisa membenarkan tidak ada korban tewas. Seluruh penumpang dan awak pesawat selamat," kata Emirates dalam akun Twitter resminya. "Prioritas utama kami saat ini adalah memberi dukungan kepada keluarga dan rekan penumpang serta kru pesawat.

Maskapai asal Dubai ini menambahkan kecelakaan itu membuat semua penerbangan dari dan ke Bandar Udara Dubai tertunda empat jam. Emirates menambahkan pihaknya masih bekerja sama dengan semua lembaga terkait buat menyelidiki penyebab kecelakaan.

Koresponden Al-Arabiya di Dubai Abdullah al-Mutawaa mengatakan gara-gara kecelakaan Emirates itu, seluruh penerbangan dipindah ke Bandar Udara Internasional Al-Maktum di Dubai dan Bandar Udara Internasional Syarjah di Kota Syarjah.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Ketambahan 3.036 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi tembus 220 ribu orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 26.099 orang, termasuk 455 meninggal.

Wartawan Jamal Khashoggi. (Twitter/mercan_resifi)

Inggris kenakan sanksi atas 20 warga Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

Mereka terkena sanksi termasuk dua orang dekat Bin Salman.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah, lengang dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Korban wafat karena Covid-19 di Arab Saudi sudah lebih dari dua ribu orang

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 25.957 orang, termasuk 453 meninggal.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah, lengang dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Arab Saudi utamakan warganya berprofesi tenaga medis dan aparat keamanan untuk berhaji tahun ini

Dari kuota sepuluh ribu orang, 30 persen buat warga Saudi, sisanya untuk ekspatriat.





comments powered by Disqus