kabar

Puteri Kerajaan Saudi dirampok di Paris, jam tangan seharga satu juta euro melayang

Agustus tahun lalu, Pangeran Abdul Aziz bin Fahad tengah menyetir mobil juga dirampok di Paris. Delapan pria bersenjata AK-47 berhasil menggondol fulus 200 ribu pound sterling.

06 Agustus 2016 07:14

Anggota keluarga Kerajaan Arab Saudi kembali menjadi korban perampokan saat berlibur di Ibu Kota Paris, Prancis. Kali ini kejadian serupa menimpa seorang puteri.

Peristiwa ini berlangsung saat puteri tidak disebutkan namanya itu tengah berjalan kaki Kamis malam lalu dekat Museum Louvre. Dua lelaki menghampiri dirinya dan langsung merampas jam tangan Richard Mille seharga satu juta euro. Dua perampok itu langsung kabur.

Polisi membenarkan kejadian itu dan Brigade Pengejaran Bandit masih mengejar kedua pelaku, seperti dilansir Le Parisien. Tidak disebutkan apakah sang puteri luka atau tidak, namun dia tidak ke rumah sakit.

Hingga kemarin pagi, menurut sejumlah sumber di Kepolisian Paris, belum ada pelaku ditangkap.

Agustus tahun lalu, Pangeran Abdul Aziz bin Fahad tengah menyetir mobil juga dirampok di Paris. Delapan pria bersenjata AK-47 berhasil menggondol fulus 200 ribu pound sterling. Polisi Mei lalu meringkus sembilan orang terkait perampokan ini.  

Saban musim panas, banyak anggota keluarga Kerajaan Saudi dan orang Arab supertajir lainnya pelesiran ke Eropa, terutama Paris dan London.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Pejabat Israel klaim Indonesia kian dekat dengan Israel

"Itu kan cuma klaim sepihak," ujar seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Hotel Ritz Carlton di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Middle East Monitor)

Puteri Saudi terus tagih penuntasan kasus penipuan atas dirinya

Puteri Luluah hampir saban hari menanyakan perkembangan perkara kepada pengacaranya.

Sekelompok perempuan Arab Saudi berjoging di Kota Jeddah pada 9 Maret 2018. (Al-Arabiya/Supplied)

Polisi tangkap satu tersangka kasus penipuan terhadap puteri kerajaan Saudi

"Duit itu dikirim dari rekening milik Puteri Luluah di Bank Samba ke delapan rekening BCA kepunyaan EAH alias Eka," ujar Artana.

Warga Arab Saudi pelesir di tepi pantai. (Saudi Gazette)

Dua warga Indonesia dituduh tipu puteri kerajaan Saudi senilai Rp 512 miliar

Kedua tersangka berkenalan dengan Puteri Luluah melalui obrolan via Internet pada 2009, dilanjutkan dengan pertemuan di Malaysia.





comments powered by Disqus