kabar

Televisi Mesir skors delapan presenter perempuan karena kegemukan

Mereka diberi waktu sebulan buat menurunkan berat badan.

17 Agustus 2016 22:47

Stasiun televisi pemerintah Mesir telah menskors delapan presenter perempuan mereka karena kegemukan.

The Egyptian Radio and Television Union (ERTU) telah memberi mereka waktu sebulan untuk menurunkan berat badan. Setelah tubuh mereka enak dilihat, kedelapan presenter itu boleh bekerja lagi, seperti dilaporkan media setempat.

Hanya presenter perempuan bertubuh gemuk diberhentikan sementara, namun aturan ini tidak berlaku bagi presenter lelaki.

The Women's Centre for Guidance and Legal Awareness menilai skors terhadap delapan presenter berbadan gemuk itu melanggar konstitusi. Juga salah satu bentuk kekerasan terhadap kaum hawa.

ERTU menjelaskan kepada media setempat, keputusan itu tidak bisa diubah. Namun mereka memastikan kedelapan presenter wanita itu tetap digaji meski menjalani skors.

Kepada surat kabar terbitan Arab Saudi, Al-Watan, Khadijah Khattab, salah satu presenter diminta berdiet, mengatakan keputusan itu menghina dan merupakan skandal. Dia menambahkan dia ingin pemirsa menilai apakah dia memang gemuk dan tidak pantas lagi menjadi presenter atau tidak.

Presenter lain bernasib serupa bilang keluarganya amat marah dengan keputusan itu. Dia menambahkan masalah ini mestinya diselesaikan secara internal bukan disebarluaskan.

Eman Beibers, Ketua Association for the Development and Enhancement of Women, berkantor di Ibu Kota Kairo, bilang penilaian mestinya berdasarkan kualitas bukan penampilan. "Kita punya Oprah Winfrey sebagai sebuah contoh presenter sukses," katanya merujuk pada presenter acara dialog tersohor di televisi Amerika Serikat.  

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan bertemu Rabbi Marc Schneier dari New York, Amerika Serikat. Pertemuan ini berlangsung di kantornya di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 16 Januari 2020. (Twitter)

Menteri Saudi terima kunjungan rabbi

Rabbi Schneier mengungkapkan kegirangannya bisa merayakan Shabbat di Saudi untuk pertama kali.

Abdul Malik al-Hutiyun, pemimpin milisi Syiah Al-Hutiyun di Yaman. (yemenobserver.com)

Saudi bayar Rp 6,8 triliun buat ongkos operasional pasukan Amerika

Saudi sudah menaruh deposit Rp 13,6 triliun di bank untuk ongkos operasional pasukan Amerika. 

Mufti ISIS Syifa an-Nikmah ditangkap polisi Irak di Kota Mosul, 16 Januari 2020. (Twitter)

Irak tangkap mufti ISIS berbadan gembrot

Syifa adalah orang mengeluarkan fatwa untuk melaksanakan hukuman mati dan menghancurkan tempat-tempat bersejarah di Mosul, termasuk kubur Nabi Yunus. 

Keadaan marnas pasunan Amerika Serikaf di oangjalan udara Ain al-Assad, Provinsi Anbar, Irak, setelah diserang peluru kendali Iran pada 8 Januari 2020. (CNN)

Serangan Iran bikin sebelas tentara Amerika gegar otak

Ketika serbuan peluru kendali Iran datang, sebagian tentara Amerika sudah diungsikan ke luar markas dan sisanya berlindung di dalam bunker.





comments powered by Disqus