kabar

iPhone 8 sedang dibikin di Israel

Kantor Apple di Kota Herzliya merupakan pusat riset dan pengembangan produk terbesar kedua Apple di dunia.

02 Oktober 2016 11:10

Apple dikabarkan menggunakan kantornya di Kota Herzliya, wilayah tengah Israel, untuk membikin produk baru disebut iPhone 8.

Seorang pegawai Apple menolak ditulis namanya mengungkapkan kepada Business Insider Rabu lalu, para pegawai Apple di Israel tengah mengembangkan semua produk baru perusahaan teknologi komunikasi raksasa asal Amerika Serikat itu.

Kantor Apple di Herzliya diperkirakan mempekerjakan 800 orang. CEO Apple Tim Cook pernah bilang kantor Apple di Herzliya merupakan pusat riset dan pembuatan produk terbesar kedua Apple di dunia. Apple juga masih memiliki kantor di Kota Haifa, utara Israel, dengan 200 karyawan.

Staf itu mengatakan produk iPhone terbaru itu nantinya diberi nama iPhone 8 bukan iPhone 7s. Dia menambahkan iPhone 8 itu akan sangat berbeda dari produk-produk telepon cerdas bikinan Apple sebelumnya.

Kantor Apple di Herzliya diresmikan tahun lalu.

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa, ulama asal Arab Saudi sekaligus Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, memimpin salat dan doa bagi arwah kaum Yahudi dibantai pasukan Nazi Jerman pada Perang Dunia Kedua saat melawat ke Kamp Auschwitz di Polandia, 23 Januari 2020. (Twitter)

Ulama Saudi pimpin salat dan doa bagi arwah kaum Yahudi dibantai Nazi

Hubungan Saudi-Israel makin mesra setelah Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman curi data dalam telepon seluler Jeff Bezos

Sehabis membuka link video kiriman Bin Salman itulah, semua data dalam telepon pintar Bezos tersedot.

Syekh Muhammad al-Isa, ulama top asal Arab Saudi dan merupakan Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim. (Twitter)

Ulama top Arab Saudi akan berdoa di bekas kamp pembantaian orang Yahudi di Polandia

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa menyerukan kepada semua umat Islam untuk mempelajari sejarah Holocaust.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan bertemu Rabbi Marc Schneier dari New York, Amerika Serikat. Pertemuan ini berlangsung di kantornya di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 16 Januari 2020. (Twitter)

Menteri Saudi terima kunjungan rabbi

Rabbi Schneier mengungkapkan kegirangannya bisa merayakan Shabbat di Saudi untuk pertama kali.





comments powered by Disqus