kabar

Robot polisi bertugas di Dubai mulai tahun depan

Tahun lalu polisi lalu lintas di sana diberi fasilitas Google Glass untuk memantau pelanggaran oleh pengguna kendaraan bermotor.

18 Oktober 2016 08:10

Kepolisian Dubai, Uni Emirat Arab, mulai tahun depan menerjunkan robot polisi pertama.

Pengumuman singkat ini disampaikan Kantor Media Dubai lewat Twitter kemarin, di sela acara GITEX Technology Week digelar di Kota Dubai. Namun tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai hal itu.

Awal tahun ini dilaporkan Kepolisian Dubai berencana menerjunkan robot polisi dan kecerdasan buatan lainnya dalam empat tahun mendatang. "Robot bisa mengerjakan tugas polisi di lapangan pada situasi tertentu," kata Kolonel Khalid Razuki, Direktur Jenderal Departemen Kecerdasan di Kepolisian Dubai, Juni lalu.

Robot polisi akan menjadi teknologi mutakhir terbaru melengkapi Kepolisian Dubai, setelah tahun lalu polisi lalu lintas di sana diberi fasilitas Google Glass untuk memantau pelanggaran oleh pengguna kendaraan bermotor.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman curi data dalam telepon seluler Jeff Bezos

Sehabis membuka link video kiriman Bin Salman itulah, semua data dalam telepon pintar Bezos tersedot.

Syekh Muhammad al-Isa, ulama top asal Arab Saudi dan merupakan Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim. (Twitter)

Ulama top Arab Saudi akan berdoa di bekas kamp pembantaian orang Yahudi di Polandia

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa menyerukan kepada semua umat Islam untuk mempelajari sejarah Holocaust.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan bertemu Rabbi Marc Schneier dari New York, Amerika Serikat. Pertemuan ini berlangsung di kantornya di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 16 Januari 2020. (Twitter)

Menteri Saudi terima kunjungan rabbi

Rabbi Schneier mengungkapkan kegirangannya bisa merayakan Shabbat di Saudi untuk pertama kali.

Abdul Malik al-Hutiyun, pemimpin milisi Syiah Al-Hutiyun di Yaman. (yemenobserver.com)

Saudi bayar Rp 6,8 triliun buat ongkos operasional pasukan Amerika

Saudi sudah menaruh deposit Rp 13,6 triliun di bank untuk ongkos operasional pasukan Amerika. 





comments powered by Disqus