kabar

Turki bantah dukung demonstrasi anti-Ahok

"Tidak ada pernyataan resmi dari Presiden Recep Tayyip Erdogan menyokong unjuk rasa itu," kata Gurbuz.

06 November 2016 04:04

Duta Besar Turki untuk Indonesia Sander Gurbuz membantah negaranya mendukung demonstrasi berlangsung di Jakarta Jumat lalu, menuntut Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diadili atas dugaan penistaan agama.

"Tidak ada pernyataan resmi dari Presiden Recep Tayyip Erdogan menyokong unjuk rasa itu," kata Gurbuz saat dihubungi Albalad.co melalui telepon selulernya kemarin. Bantahan ini dia sampaikan terkait kunjungan Wakil Menteri Pertahanan Turki Suay Alpay ke Masjid Istiqlal sehari sebelum demonstrasi berlangsung.

Gurbuz menambahkan dirinya mendampingi Alpay ketika itu tengah mengadakan tur ke Monumen Nasional dan Masjid Istiqlal. "Dia tengah dalam agenda buat menghadiri pameran Indo Defense," ujarnya. "Sayangnya saat itu ada sekitar 20-30 demonstran menghampiri."  

Aksi 4 November oleh sekitar tiga juta umat Islam itu berakhir ricuh ketika ada sekelompok massa tidak dikenal beratribut Himpunan Mahasiswa Islam berusaha mendobrak barikade polisi di depan istana presiden. Polisi membalas dengan menembakkan gas air mata. Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dan puluhan lainnya luka.

Massa memnuhi keempat jalan Medan Merdeka mengelilingi Taman Monumen Nasional, termbus hingga ke Bundaran Hotel Indonesia.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Cegah penyebaran virus corona, Arab Saudi hentikan pelaksanaan umrah

Riyadh juga melarang pelancong asing dari negara sudah terinfeksi virus Covid-19 datang ke Saudi.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Korban meninggal akibat virus corona di Iran bertambah jadi 19 orang

Virus Covid-19 sudah menginfeksi 139 orang lainnya sejak wabah itu merebak di Iran pekan lalu.

Revital, putri dari seorang rabbi, berpose di depan altar Sinagoge Zargariyan di Ibu Kota Teheran, Iran, 2 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

20 persen warga Eropa percaya organisasi Yahudi rahasia mengatur isu politik dan ekonomi global

Seperlima warga Eropa juga percaya orang-orang Yahudi telah memanfaatkan isu Holocaust untuk kepentingan mereka sendiri. 

Wakil Menteri Kesehatan Iran Iraj Harirchi. (Twitter)

Wakil menteri kesehatan Iran terinfeksi virus corona

Virus Covid-19 telah menginfeksi 95 orang di Iran, termasuk 15 orang meninggal. 





comments powered by Disqus