kabar

Bahrunnaim terbitkan buku panduan berjihad dan bikin bom

"Sistem ini tidak dipersatukan oleh sebuah komando harus selalu berhubungan, namun dipersatukan dalam sebuah komando terikat dengan manhaj dan tujuan daulah," tulis Bahrunnaim.

12 Desember 2016 19:30

Bahrunnaim, diyakini sebagai pentolan jihadis ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) asal Indonesia di Suriah, telah menerbitkan buku elektronik berisi panduan berjihad dan membikin bahan peledak.

Buku panduan bikinan lelaki 33 tahun bernama lengkap Muhammad Bahrunnaim Anggih Tamtomo itu mulai beredar di grup-grup telegram ISIS, seperti Al-Ghuraba, terdiri dari tujuh bagian setebal 335 halaman.

Menurut Sydney Jones, peneliti terorisme di Asia Tenggara, buku panduan bagi jihadis ISIS di Indonesia ini telah beredar sejak akhir bulan lalu atau dua pekan sebelum polisi dari Detasemen Khusus 88 Antiteror membekuk tiga terdugas teroris di kawasan Bintara Jaya, Bekasi, Jawa Barat.

Direktur Institute for Policy and Analysis of Conflict (IPAC) tersebut mengaku tidak tahu di mana keberadaan Bahrunnaim sekarang, apakah di Suriah atau Irak. Milisi ISIS di kedua negara ini tengah terdesak digempur pasukan koalisi. "Ada rumor menyebutkan dia sudah di Turki," kata Sydney kepada Albalad.co.

Polisi mengklaim Bahrunnaim mendalangi rencana serangan teror bakal dilaksanakan kelompok teroris dibekuk di Bintara Sabtu lalu. Dalam jumpa pers di kantornya kemarin, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Kepolisian Republik Indonesia Komisais Besar Awi Setiyono menjelaskan bom seberat tiga kilogram di rumah kos dihuni terduga teroris berinisial DYN di Bintara, dirakit atas instruksi Bahrunnaim.

Para perakitnya, menurut Awi, adalah MNS, S alias Abu Izzah, dan dua terduga teroris lainnya masih diburu polisi. "Ada dua orang lagi masih DPO (daftar pencarian orang). Mereka pun belajarnya pun dari BN (Bahrunnaim) melalui komunikasi, lewat Telegram," ujarnya.

Telegram merupakan media komunikasi biasa dipakai kaum teroris karena sulit disadap.

Di bagian pembuka dari bukunya, Bahrunnaim mengaku dia bukan pentolan jihadis ISIS asal Indonesia di Suriah dan Irak, seperti diyakini sejumlah pengamat dan pejabat keamanan. Selain dia, juga ada nama Bahrumsyah dan Abu Jandal, dikabarkan sudah terbunuh di Mosul.   

Dalam buku panduan diperoleh Albalad.co itu, Bahrunnaim menjelaskan pula soal salah satu cara mencari dana lewat pembobolan kartu kredit. Dia juga menerangkan secara rinci tentang bagaimana berkomunikasi secara aman melalui beragam media di Internet.

Khusus mengenai bahan peledak, dia jelaskan secara rinci dan gamblang mulai halaman 149-229. Mulai dari bom berdaya ledak rendah sampai tinggi, termasuk cara membuat roket dan senjata api. Juga bagaimana membikin sabuk peledak untuk dipakai dalam serangan bunuh diri.

Sistem sel komando masuk dalam bagian strategi perang dijelaskan mulai halaman 234. Menurut Bahrunnaim, sistem sel sangat populer setelah keberhasilan ISIS merebut Mosul, kota terbesar kedua di Irak, pada pertengahan 2014.

"Sistem ini tidak dipersatukan oleh sebuah komando harus selalu berhubungan, namun dipersatukan dalam sebuah komando terikat dengan manhaj dan tujuan daulah," tulis Bahrunnaim. "Sehingga seseorang tidak mesti memiliki komando secara langsung terhadap pemimpinnya."

Dia menambahkan dalam sistem sel ini tiap tim maksimal terdiri dari lima orang. Sistem sel hanya terikat pada satu unit amaliah saja. Kemudian menyapkan segala sesuatu bakal digunakan dalam amaliah, termasuk dana, senjata, dan publikasi.

"Tidak usah muluk-muluk, tentukan target, rancang operasi, dan tentukan hasil akhir (buron atau mati syahid)," tutur Bahrunnaim. "Perancangan operasi akan mempengaruhi jumlah dana dibutuhkan."

Di halaman 335, Bahrunnaim menulis biografi singkat dirinya. Dia mengaku sangat kecewa dengan penangkapan dirinya yang dibuat-buat. Dia bilang setelah dakwaan terorisme tidak terbukti, lalu dialihkan pada kasus amunisi tiba-tiba ditemukan di garasi rumahnya. "Sehingga meski banyak kejanggalan, dalam persidangan-persidangan, penulis (Bahrunnaim) tetap diganjar hukuman penjara."

Suasana di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, setelah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz memerintahkan isolasi terhadap kota Makkah, Madinah, Riyadh pada 25 Maret 2020. (Haramain Info)

ISIS kecam ulama Saudi mengizinkan penutupan masjid buat cegah Covid-19

Mulai besok, Saudi mencabut larangan salat berjamaah di smeua masjid kecuali di Kota Makkah.

Wilayah dikuasai ISIS. (govexec.com)

Irak tangkap pentolan ISIS tadinya dijagokan jadi pengganti Baghdadi

Seperti Baghdadi, Qardasy juga pernah mendekam dalam penjara militer Amerika Serikat di Irak. 

Struktur kepemimpinan ISIS. (washingtonpost.com)

Perjalanan jatuh bangun ISIS

Pada Desember 2017, Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki mengumumkan kemenangan atas ISIS setelah kelompok bersenjata ini kehilangan 95 persen wilayah kekuasannya, termasuk Mosul di Irak dan Raqqah di Suriah.

Daftar nama warga Indonesua terkait ISIS di kamp Ain Isa. (Rojava Information Center)

Kurdi tidak akan adili keluarga jihadis ISIS asing

"Yang akan diadili hanya jihadis lelaki dan sebagian kecil perempuan. Jumlah mereka seribuan orang," kata Robin Fleming.





comments powered by Disqus