kabar

Duta Besar Teguh kunjungi mahasiswa di Karak sehari setelah teror terjadi

Teror kembali terjadi di Karak kemarin sore.

21 Desember 2016 09:29

Indonesia mengutukkerasseranganteror di Kota Karak, sekitar 150 kilometer sebelah selatan Ibu Kota Amman, Ahad lalu. Serangan tersebut mengakibatkan 14 korban tewas, terdiri dari tujuh aparat keamanan, dua warga sipil, satu turis asal Kanada, dan empat pelaku. Sebanyak 14 orang lainnya luka dalam serangan diklaim oleh ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) itu.

Pemerintah Indonesia mengecam aksi terorisme itu serta menyampaikan simpati dan duka cita mendalam kepada para korban dan keluarga, pemerintah, dan rakyat Yordania atas kejadian menyedihkan tersebut, seperti dilansir siaran pers KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Ibu Kota Amman, diterima Albalad.co kemarin.

Pemerintah dan rakyat Indonesia menegaskan solidaritasnya dengan Yordania dalam memerangi tindak terorisme dalam berbagai bentuknya. Aksi semacam ini merupakan ancaman bersama dan ancaman nyata dapat terjadi di berbagai wilayah di dunia serta memerlukan kerja sama internasional lebih erat dalam penanggulangannya.

Duta Besar Indonesia buat Yordania Teguh Wardoyo menjelaskan KBRI Amman akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Senin Sore, setelah berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat, Teguh dan staf mengunjungi Karak buat memastikan tidak ada warga Indonesia menjadi korban.

Dalam lawatan ini, Teguh mengumpulkan mahasiswa Indonesia sedang belajar di Universitas Muktah, Karak, rumah kos salah satu mahasiswa. Dia mengimbau warga Indonesia di Yordania harus selalu waspada, terutama bila berada di pusat keramaian atau obyek wisata. Dia berharap seluruh warga Indonesia di negara Bani Hasyim itu dapat saling mamntau keberadaan dan keamanan bersama.

Muhammad Rizki Fauzan, mahasiswa semester delapan di Universitas Muktah, mengatakan melalui edaran resmi, kampusnyajuga mengimbau seluruh mahasiswa meningkatkan kewaspadaan dantidak ikut menyebarkan informasi belum tentu benar di media sosial soal serangan teror di kastil Kota Karak.

Dalam kunjungan ke rumah kos mahasiswa tersebut, Teguh juga menyerahkan bantuan berupa sembilan bahan pokok dan dana buat membeli selimut.

Teror kembali terjadi di Karak kemarin sore. Empat aparat keamanan Yordania luka, seperti dilansir stasiun televisi Jordan Today.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman curi data dalam telepon seluler Jeff Bezos

Sehabis membuka link video kiriman Bin Salman itulah, semua data dalam telepon pintar Bezos tersedot.

Syekh Muhammad al-Isa, ulama top asal Arab Saudi dan merupakan Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim. (Twitter)

Ulama top Arab Saudi akan berdoa di bekas kamp pembantaian orang Yahudi di Polandia

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa menyerukan kepada semua umat Islam untuk mempelajari sejarah Holocaust.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan bertemu Rabbi Marc Schneier dari New York, Amerika Serikat. Pertemuan ini berlangsung di kantornya di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 16 Januari 2020. (Twitter)

Menteri Saudi terima kunjungan rabbi

Rabbi Schneier mengungkapkan kegirangannya bisa merayakan Shabbat di Saudi untuk pertama kali.

Abdul Malik al-Hutiyun, pemimpin milisi Syiah Al-Hutiyun di Yaman. (yemenobserver.com)

Saudi bayar Rp 6,8 triliun buat ongkos operasional pasukan Amerika

Saudi sudah menaruh deposit Rp 13,6 triliun di bank untuk ongkos operasional pasukan Amerika. 





comments powered by Disqus