kabar

Asmara Nura di batas Makedonia

"Saya bertemu banyak gadis (pengungsi)...tapi saya melihat sesuatu istimewa di mata Nura," kata Dodevski.

05 Januari 2017 23:49

Nura Arkavazi tadinya bermimpi bisa menetap di Jerman. Dia bersama orang tua dan keluarganya lari dari kampung halaman mereka di Provinsi Diyala, utara Irak. Hingga akhirnya mereka tertahan di perbatasan Makedonia Maret tahun lalu.

Kelelahan membikin gadis 20 tahun itu demam dan memerlukan perhatian medis. Nura kemudian diarahkan oleh aparat keamanan perbatasan di Makedonia kepada Bobi Dodevski, tentara Makedonia bisa berbahasa Inggris.

Rupanya di situlah cinta pada pandangan pertama terjadi.

"Saya bertemu banyak gadis (pengungsi)...tapi saya melihat sesuatu istimewa di mata Nura," kata Dodevski, 35 tahun, kepada BBC. "Inilah cinta. Saya harus menjadikan Nura istri saya."

Kolega perempuan Dodevski juga mengetahui bagaimana duda tiga anak itu benar-benar mencintai gadis pengungsi Irak tersebut.

Arkavazi dirawat oleh ICRC (Komite palang Merah Internasional) dan bersama keluarganya tinggal sementara di kamp Tabanovce di dekat perbatasan Serbia.

Dia lantas mulai bekerja dengan ICRC, sehingga Dodevski berkesempatan luas untuk lebih mengenal dan dekat dengan Nura. Keduanya pun sering menghabiskan waktu bareng.

Arkavazi menyukai cara Dodevski bermain dengan anak-anak pengungsi, berbeda dengan tentara perbatasan Makedonia lainnya. Mereka kerap bertindak kasar. Bahkan dalam beberapa kesempatan, tentara perbatasan Makedonia menembakkan gas air mata buat membubarkan pengungsi ingin menerobos wilayah Serbia.

Tapi gadis muslim beretnis Kurdi itu mendapat perlakuan istimewa dari Dodevski. Mulai perawatan sanpai makanan.

Sebulan setelah terjebak di perbatasan Makedonia, Dodevski mengajak Nura menikah saat keduanya tengah makan di restoran. Dia mesti mengulangi permintaannya itu sepuluh kali buat meyakinkan Nura.

Nura akhirnya melunak dan keduanya menikah Juli tahun lalu di Kumanovo, kota kecil di utara Makedonia.

Nura kini sudah aman tinggal bareng suami dan tiga anak tirinya, sesuatu tidak pernah dia bayangkan sebelumnya. Dalam beberapa bulan lagi, dia bakal melahirkan anak kandungnya.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman curi data dalam telepon seluler Jeff Bezos

Sehabis membuka link video kiriman Bin Salman itulah, semua data dalam telepon pintar Bezos tersedot.

Syekh Muhammad al-Isa, ulama top asal Arab Saudi dan merupakan Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim. (Twitter)

Ulama top Arab Saudi akan berdoa di bekas kamp pembantaian orang Yahudi di Polandia

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa menyerukan kepada semua umat Islam untuk mempelajari sejarah Holocaust.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan bertemu Rabbi Marc Schneier dari New York, Amerika Serikat. Pertemuan ini berlangsung di kantornya di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 16 Januari 2020. (Twitter)

Menteri Saudi terima kunjungan rabbi

Rabbi Schneier mengungkapkan kegirangannya bisa merayakan Shabbat di Saudi untuk pertama kali.

Abdul Malik al-Hutiyun, pemimpin milisi Syiah Al-Hutiyun di Yaman. (yemenobserver.com)

Saudi bayar Rp 6,8 triliun buat ongkos operasional pasukan Amerika

Saudi sudah menaruh deposit Rp 13,6 triliun di bank untuk ongkos operasional pasukan Amerika. 





comments powered by Disqus