kabar

Orang Arab terganteng telah berkeluarga

Umar al-Ghala tunjukkan foto-foto bareng istri dan bayinya di media sosial

09 Januari 2017 08:15

Umar Bulkan al-Ghala, dipercaya sebagai orang Arab terganteng saat ini, muncul dengan foto-foto bareng istri dan bayinya di media sosial.

Umar Ghala menjadi berita utama di beragam media pada 2015 setelah diusir dari Arab Saudi karena dianggap terlalu tampan, meski kabar itu tidak benar.

Umar Ghala sepanjang tahun lalu memamerkan foto-foto bareng istrinya, perancang pakaian asal Arab Saudi Yasmin, dan putranya, Diyab  Tapi wajah sang bayi tidak pernah dia tunjukkan.

"Ma familia," tulis Umar Ghala dua bulan lalu di foto bersama Yasmin dan Diyab di kereta bayi.

Umar Ghala menjadi berita utama di beragam media pada 2015 setelah dikabarkan diusir dari Arab Saudi karena dianggap terlalu tampan, namun berita itu keliru.

Insiden itu sebenarnya terjadi pada April 2013, ketika Umar Ghala dan teman-temannya menghadiri sebuah festival kebudayaan di negara Kabah itu. Lelaki Uni Emirat Arab telah menjadi model sejak umur 18 tahun ini merahasiakan peristiwa selama dua tahun.

Baru pada Januari 2015, dia menerima wawancara khusus dengan media Kanada, Metro News. "Jujur saja, itu bukan kejadian benar-benar buruk. Peristiwa tersebut lebih menguntungkan saya," katanya.

Umar Ghala bercerita di festival itu sejumlah gadis mengenali dirinya dan mengajak foto bareng. Makin lama jerumunan kaum hawa kian banyak sehingga menarik perhatian polisi syariah.

Umar Ghala pun secara sopan diminta meninggal lokasi festival. "Alasannya tidak boleh berbaur dengan perempuan.

Besoknya, dia meninggalkan Arab Saudi dan pulang ke Kota Vancouver, Kanada, tempat dia menetap. "Saya tidak pernah dideportasi," ujar Umar Ghala. "Saya diminta pergi dari area festival, bukan Saudi."

 

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arabian Business)

Sudah 150 anggota keluarga kerajaan Saudi terinfeksi Covid-19

Termasuk Gubernur Riyadh Pangeran Faisal bin Bandar bin Abdul Aziz, tengah dirawat di ICU Rumah Sakit Raja Faisal.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Penderita Covid-19 di Makkah naik jadi 553 orang

Sebanyak 41 pengidap baru menyebabkan penderita Covid-19 di Madinah meningkat ke angka 331. 

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir menggendong Hanan, anak pengungsi Suriah tinggal bersama orang tuanya di sebuah kamp di Distrik Zajla, Lembah Bekaa, Libanon. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dua tahun menganggur, pengungsi Suriah di Libanon bakar diri hingga tewas

Terdapat sekitar 900 ribu pengungsi Suriah di Libanon. Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun lalu, sekitar 73 persennya hidup miskin. Rasio ini meningkat ketimbang 69 persen pada 2018.

Konser grup band asal Korea Selatan, BTS, di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Oktober 2019. (Twitter)

Menteri kesehatan Saudi peringatkan penderita Covid-19 bisa sampai 200 ribu dalam beberapa pekan

Korban meninggal terbesar gegara Covid-19 terdapat di empat kota itu, yaitu Madinah (19 orang), Makkah (8 orang), Jeddah (6 orang), serta Riyadh (3 orang). 





comments powered by Disqus