kabar

Pelaku Teror Istanbul warga Uzbekistan bernama Abdulkadir Masharipov

Masharipov sudah tinggal di Turki sejak 2011.

09 Januari 2017 22:37

Polisi Turki telah mengenali pelaku serangan teror di klub malam Reina di Kota Istanbul, diduga anggota ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah). Lelaki ini merupakan warga negara Uzbekistan bernama Abdulkadir Masharipov.

Insiden pada dini hari, 1 Januari, lalu itu menewaskan 39 orang dan melukai 69 lainnya. Masharipov masih buron meski Turki melakukan perburuan besar-besaran.

Ayah dua anak itu tiba di Istanbul dari Provinsi Konya pada 15 Desember. Menurut polisi, sebuah sel ISIS di Konya berisi orang-orang Uzbekistan memberikan dukungan logistik kepada Masharipov, bernama samaran Abu Muhammad Khorasan.

Hasil penyelidikan kantor Kejaksaan Istanbul menyebutkan Masharipov sudah tinggal di Turki sejak 2011, seperti dilansir surat kabar Milliyet.

Rekaman kamera pengintai dari klub Reina menunjukkan Masharipov sempat ditendang seseorang saat berusaha bersembunyi di antara korban luka akibat tembakan serampangannya sebelum meninggalkan lokasi. Granat di tangan Masharipov meledak dan dia roboh ke lantai dan sempat tidak bergerak selama 10 atau 15 detik.

Setelah sadar, Masharipov bangkit dan masih sempat berganti kaus dan celana panjang sebelum pergi ketika keadaan kacau karena ratusan pengunjung klub Reina berusaha lari.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Ketambahan 3.036 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi tembus 220 ribu orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 26.099 orang, termasuk 455 meninggal.

Wartawan Jamal Khashoggi. (Twitter/mercan_resifi)

Inggris kenakan sanksi atas 20 warga Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

Mereka terkena sanksi termasuk dua orang dekat Bin Salman.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah, lengang dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Korban wafat karena Covid-19 di Arab Saudi sudah lebih dari dua ribu orang

Penderita Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 25.957 orang, termasuk 453 meninggal.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah, lengang dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Arab Saudi utamakan warganya berprofesi tenaga medis dan aparat keamanan untuk berhaji tahun ini

Dari kuota sepuluh ribu orang, 30 persen buat warga Saudi, sisanya untuk ekspatriat.





comments powered by Disqus