kabar

Raja Salman ke Indonesia Maret tahun ini

Jika terlaksana, itu bakal menjadi lawatan pertama penguasa negara Kabah dalam 46 tahun belakangan.

11 Januari 2017 15:01

Presiden Joko Widodo hari ini bilang Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz berencana melawat ke Indonesia Maret mendatang.

Jika terlaksana, itu bakal menjadi lawatan pertama penguasa negara Kabah dalam 46 tahun belakangan. Pada 1970, Raja Faisal bin Abdul Aziz berkunjung ke Indonesia.

"Tentunya kita menyambut baik rencana tersebut," kata Joko Widodo dalam jumpa pers di Istana Merdeka, seperti dilansir situs setkab.go.id.

Kabar rencana kunjungan Raja Salman sudah beredar sejak tahun lalu, namun tidak kunjung terwujud.

Lawatan Raja Salman ini diyakini bakal menghasilkan komitmen investasi dalam jumlah besar di sektor energi dan wisata. Kunjungan Raja Salman itu sekaligus membalas muhibah Joko Widodo ke Saudi pada 2015.

Dokumen kerajaan memperlihatkan daftar 23 jabatan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Said bin Nasir al-Ghamdi)

Sebagai penguasa Saudi, Raja Salman punya tujuh jabatan dan Bin Salman 23 jabatan

Bin Salman, di samping menjadi putera mahkota, juga menjabat wakil presiden dewan menteri, wakil presiden dewan militer, presiden dewan keluarga kerajaan, menteri pertahanan.

Mantan komandan pasukan koalisi untuk Perang Yaman Letnan Jenderal Pangeran Fahad bin Turki bin Abdul Aziz. (Arab News)

Keponakan Raja Salman divonis hukuman mati karena rencanakan kudeta

Pangeran Fahad bin Turki dan putranya dibekuk dalam kampanye antikorupsi dilancarkan oleh Bin Salman.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz pada 8 Januari 2021 disuntik vaksin Covid-19.

Raja Salman disuntik vaksin Covid-19

Raja Salman, 86 tahun, termasuk kelompok rentan tertular virus Covid-19.

Mahyor Jenderal Abdul Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Netanyahu dan Bin Salman sepakat Raja Salman penghalang normalisasi hubungan Saudi-Israel

Kerjasama Saudi-Israel untuk menghadapi Iran dan di bidang perdagangan bakal meningkat.





comments powered by Disqus