kabar

Kuwait eksekusi mati anggota keluarga kerajaan

Syekh Faisal divonis mati pada 2010 karena membunuh keponakannya.

25 Januari 2017 19:30

Kuwait hari ini melaksanakan hukuman mati terhadap tujuh narapidana, termasuk anggota keluarga kerajaan, di penjara pusat. Eksekusi dilakukan dengan cara digantung.

Salah satu yang dieksekusi adalah Syekh Faisal Abdullah as-Sabah. Pengadilan memvonis dia dengan hukuman mati pada 2011 karena terbukti membunuh keponakannya, Syekh Basil Salim Sabah as-Salim al-Mubarak as-Sabah.

Syekh Faisal juga terbukti bersalah memiliki sebuah senjata api dan amunisi tanpa izin.

Enam orang lainnya dieksekusi adalah dua warga Mesir dan masing-masing satu warga Kuwait, Bangladesh, Ethiopia, dan Filipina, seperti dilansir surat kabar Ar-Rai.

Ini kali pertama seorang anggota keluarga kerajaan Kuwait dieksekusi.

Keluarga tujuh narapidana dieksekusi kemarin dibolehkan mengunjungi mereka.

Syekh Faisal tadinya kapten di angkatan darat Kuwait, sedangkan Syekh Basil tidak memegang jabatan dalam pemerintahan.

 

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Kenaikan pengidap Covid-19 di Makkah terbesar di Arab Saudi

Orang terinfeksi Covid-19 di kota suci itu meningkat menjadi 721 orang, termasuk 10 meninggal.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Penderita Covid-19 meninggal di Arab Saudi bertambah jadi 47 orang

Terdapat 364 pengidap baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir, sehingga angkanya naik dari 3.287 menjadi 3.651 orang.

Seorang anak penderita kolera di Yaman tengah dirawat. (Al-Jazeera)

Kasus Covid-19 pertama muncul di Yaman

Dengan tibanya Covid-19 di Yaman, maka Komoro menjadi satu-satunya negara Arab belum tersentiuh virus asal Kota Wuhan, Cina, itu.

Gadis Libanon di sebuah pantai di Kota Tyre, Libanon. (nooralsama.com)

Warga Amerika menolak dipulangkan karena merasa Libanon lebih aman dari Covid-19

Hingga kemarin, terdapat lebih dari 450 ribu pengidap Covid-19 di Amerika, termasuk 16 ribu orang meninggal. Sedangkan di Libanon, orang terinfeksi virus itu sebanyak 582, mencakup 19 mengembuskan napas terakhir.





comments powered by Disqus