kabar

Israel siap tampung seratus anak yatim piatu pengungsi dari Suriah

Israel telah merawat lebih dari dua ribu orang Suriah luka akibat perang.

26 Januari 2017 09:53

Menteri Dalam Negeri Israel Aryeh Deri kemarin memutuskan negara Zionis itu akan menampung seratus anak yatim piatu pengungsi dari Suriah.

Stasiun televisi Channel 10 melaporkan seratus anak yatim piatu itu bakal mendapat izin tinggal sementara di Israel. Setelah empat tahun, mereka akan memperoleh izin tinggal tetap dan boleh menetap di negara Bintang Daud ini seumur hidup.

Seratus anak yatim piatu asal Suriah itu akan dipelihara di keluarga-keluarga Palestina. Kerabat mereka juga bisa mendapat izin tinggal di Israel.

Pemerintah Israel kini tengah berkoordinasi dengan organisasi-organisasi internasional terkait untuk membawa masuk seratus anak yatim piatu dari Suriah.

Sejak terbentuk pada 1948, Israel pernah tiga kali berperang melawan Suriah, yakni pada Perang Arab-Israel 1948, Perang Enam Hari 1967, dan Perang Yom Kippur 1973.

Perang saudara meletup di Suriah sejak 2011 telah menewaskan sekitar setengah juta orang dan memaksa sebelas juta warga negara Syam itu mengungsi. Pemerintah Israel telah menyatakan tidak berpihak namun tak bisa tinggal diam menyaksikan krisis kemanusiaan di Suriah.  

Israel telah merawat lebih dari dua ribu orang Suriah luka akibat perang. Sejak Desember 2013, di Ziv Medical Center di Kota Safed saja, 600 warga Suriah dirawat di sana. Kebanyakan perempuan dan anak-anak.

Militer Israel sudah menekankan akan merawat siapa saja warga Suriah memerlukan bantuan medis tanpa mempedulikan latar belakang mereka.

Organisasi Amaliah, dalam bahasa Ibrani berarti kerja untuk Tuhan, telah memberikan beragam layanan kemanusiaan bagi warga Suriah, termasuk memasok makanan, bantuan medis, air minum, alat-alat sekolah, dan mengatur kunjungan ke rumah-rumah sakit di Israel.

Dato Tahir bareng istri, anak, menantu, dan cucu bercengkerama dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, 2 Oktober 2019. (Faisal Assegaf, Albalad.co)

Dato Tahir: Membantu pengungsi membuat saya makin bersyukur

"Sesuai ajaran orang tua, ajaran agama, kita mesti merasa bersyukur dengan datang ke sini membantu mereka," ujar Dato Tahir. "Saya menjalani hal sebetulnya harus dijalani setiap orang."

Ahmad az-Zuabi, 14 tahun, bocah pengungsi asal Suriah, tewas terjatuh karena dikejar polisi di Beirut. Dia dituduh mencuri. (Al-Arabiya)

Bocah pengungsi Suriah tewas terjatuh karena dikejar polisi Libanon

Ahmad dituduh maling tapi tidak ada penjelasan barang apa, di mana, dan kapan dia mencuri.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel akui pasok senjata ke para pemberontak Suriah

Namun sokongan dari Israel ini masih lebih kecil ketimbang bantuan dari Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Amerika Serikat.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel danai dan persenjatai 12 kelompok pemberontak di Suriah

Tiap pemberontak mendapat bayaran US$ 75 saban bulan. Juga ada dana tambahan untuk 12 kelompok pemberontak buat membeli senjata di pasar gelap Suriah.





comments powered by Disqus