kabar

Protes kebijakan Trump, aktris Iran akan boikot anugerah Piala Oscar

Taraneh berperan dalam film the Salesman, telah dinominasikan sebagai film berbahasa asimg terbaik.

28 Januari 2017 22:57

Pemeran dalam film nominasi Piala Oscar asal Iran, the Salesman, Kamis lalu bilang tidak akan menghadiri acara pengumuman pemenang Academi Awards atau Piala Oscar, bakal digelar bulan depan di Hollywood, Amerika Serikat. Ini sebagai protes terhadap memprotes kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump melarang imigran dari tujuh negara berpenduduk mayoritas muslim.

Taraneh Alidoosti, aktris 33 tahun kelahiran Ibu Kota Teheran, Iran, menilai kebijakan itu rasis. "Larangan visa oleh Trump terhadap warga Iran adalah rasis," tulis Taraneh di akun Twitternya. "Apakah (larangan) itu juga berlaku untuk kegiatan budaya atau tidak, saya tidak akan menghadiri acara #Academy Awards 2017 sebagai protes."

Trump hari ini atau Jumat malam waktu setempat meneken surat keputusan melarang masuknya imigran dari tujuh negara berpenduduk mayoritas muslim, yakni Iran, Irak, Suriah, Yaman, Libya, Sudan, dan Somalia. Larangan ini berlaku 90 hari.

Keputusan itu juga mencakup larangan atas pengungsi dari semua negara dan berlaku 120 hari. Namun larangan terhadap pengungsi Suriah tanpa batas waktu.

Panitia Piala Oscar Selasa lalu menominasikan the Salesman, garapan sutradara Asghar Farhadi, sebagai film berbahasa asing terbaik. Film ini telah meraup penghargaan dalam festival di Cannes (Prancis), Chicago (Amerika Serikat), dan Munich (Jerman).

The Salesman bercerita soal hubungan sepasang kekasih kacau setelah ada orang ketiga.

Selain di the Salesman, Taraneh juga tampil dalam serial televisi tersohor di Iran, Shahrzad. Drama serial ini bercerita mengenai kehidupan rakyat Iran semasa Syah Muhammad Reza Pahlevi, di mana pesta dan menenggak minuman beralkohol bebas dilakukan.

Keadaan marnas pasunan Amerika Serikaf di oangjalan udara Ain al-Assad, Provinsi Anbar, Irak, setelah diserang peluru kendali Iran pada 8 Januari 2020. (CNN)

Serangan Iran bikin sebelas tentara Amerika gegar otak

Ketika serbuan peluru kendali Iran datang, sebagian tentara Amerika sudah diungsikan ke luar markas dan sisanya berlindung di dalam bunker.

Seorang ibu tengah mengisi buku belasungkawa atas meninggalnya komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani di Kedutaan Besar Iran di Jakarta, 10 Januari 2020. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Mahathir sebut pembunuhan Sulaimani sebengis pembunuhan Khashoggi

Bin Salman diyakini terlibat dalam pembunuhan Khashoggi.

Keadaan markas pasukan Amerika Serikat di pangkalan udara Ain al-Assad di Prvinsi Anbar, Irak setelah diserang puluhan peluru kendali Iran pada * Januari 2020. (CNN)

Pasukan Amerika di Irak sudah tahu bakal diserang Iran 2,5 jam sebelumnya

Iran memberitahu Irak akan menyerang, informasi itu kemudian diteruskan Baghdad kepada militer Amerika.

Puing pesawat Boeing 737-800 milik maskapai Ukraine International Airlines ditembak jatuh oleh peluru kendali Iran pada 8 Januari 2020. (Al-Jazeera)

Video terbaru tunjukkan pesawat Ukraina terkena dua peluru kendali Iran

Iran kemarin bilang telah menangkap orang-orang terlibat dalam insiden jatuhnya pesawat Ukraina, namun tidak mengumumkan jumlah dan identitas mereka.





comments powered by Disqus