kabar

Raja Saudi dijadwalkan bertemu organisasi massa Islam di Indonesia

Pertemuan diagendakan Jumat pagi.

16 Februari 2017 17:19

Dalam kunjungan kenegaraan di Indonesia, Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dijadwalkan bertemu sejumlah organisasi massa Islam. 

"Pertemuan dengan ormas Islam itu diagendakan pada 3 Maret sekitar pukul sepuluh pagi," kata sumber Albalad.co mengetahui detail rencana lawatan Raja Salman. Namun dia mengaku tidak tahu nama-nama organisasi Islam bakal beraudiensi dengan penguasa negara Kabah itu.

Agenda pertemuan ini muncul di tengah memanasnya situasi politik Indonesia akibat dugaan penistaan agama oleh Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Calon gubernur di ibu kota ini sudah berstatus terdakwa 

Kasus penodaan agama oleh Ahok itu memicu empat kali unjuk rasa besar-besaran dilakukan umat Islam, dikenal dengan sebutan Aksi Vela Islam.

Bulan lalu muncul kabar menghebohkan menyebut Raja Salman bakal bertemu Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Syihab, namun informasi ini dibantah oleh pihak Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta.

 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Putera mahkota Saudi lolos dari upaya pembunuhan

Tapi pasukan Blackwater, merupakan pasukan pengawal pribadi Bin Salman, berhasil menggagalkan serangan mereka.

Mahyor Jenderal Abduk Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Raja Salman dapat pengawal pribadi baru setelah Al-Fagham dibunuh

Pengganti Al-Fagham itu bernama Brigadir Jenderal Said al-Qahtani.

Mahyor Jenderal Abduk Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Pengawal pribadi Raja Salman dibunuh dalam istana

Dia memastikan cerita tewasnya Al-Fagham disebarluaskan Al-Uwaid melalui Twitter tidak benar.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran Saudi serukan penggulingan Raja Salman dan putera mahkota

Upaya kudeta pernah terjadi April tahun lalu, ketika istana Raja Salman di Ibu Kota Riyadh diserang.





comments powered by Disqus