kabar

Raja Salman tinggalkan Bali besok siang

Dia dan rombongan akan terbang ke Jepang untuk lawatan resmi.

11 Maret 2017 15:05

Setelah 12 hari berlibur di Bali, 4-12 Maret, Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz bareng rombongan besok akan terbang ke Jepang untuk melanjutkan kunjungan kenegaraannya. Namun tidak diketahui berapa jumlah rombongan akan ikut dalam lawatan resmi ke negara Sakura itu.

Raja Salman dan rombongan akan meninggalkan Bali besok jam 10.30 waktu setempat," kata Arie Ahsanurrohim, juru bicara Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, kepada Albalad.co melalui WhatsApp hari ini.

Arie menambahkan Raja Salman akan menggunakan pesawat sama saat tiba di Indonesia, Boeing 747-400, terbang menuju Bandar Udara Internasional Haneda di Ibu Kota Tokyo, Jepang.

Raja Salman dan rombongan berjumlah 1.500 melakukan kunjungan kenegaraan selama 1-3 Maret di Jakarta. Selain mengadakan pembicaraan bilateral dengan Presiden Joko Widodo, dia berpidato di parlemen, bertemu tokoh Islam dan lintas agama, serta mengunjungi Masjid Istiqlal.

Sebelum ke Indonesia, Raja Salman melawat ke Malaysia. Dari Jepang dia akan terbang ke Cina dan Maladewa sebelum menghadiri pertemuan Liga Arab di Yordania akhir bulan ini.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Putera mahkota Saudi lolos dari upaya pembunuhan

Tapi pasukan Blackwater, merupakan pasukan pengawal pribadi Bin Salman, berhasil menggagalkan serangan mereka.

Mahyor Jenderal Abduk Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Raja Salman dapat pengawal pribadi baru setelah Al-Fagham dibunuh

Pengganti Al-Fagham itu bernama Brigadir Jenderal Said al-Qahtani.

Mahyor Jenderal Abduk Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Pengawal pribadi Raja Salman dibunuh dalam istana

Dia memastikan cerita tewasnya Al-Fagham disebarluaskan Al-Uwaid melalui Twitter tidak benar.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran Saudi serukan penggulingan Raja Salman dan putera mahkota

Upaya kudeta pernah terjadi April tahun lalu, ketika istana Raja Salman di Ibu Kota Riyadh diserang.





comments powered by Disqus