kabar

Ledakan bom hantam dua gereja di Mesir

ISIS mengklaim bertanggung jawab.

09 April 2017 22:39

Ledakan bom hari ini menghantam dua gereja Koptik di Mesir, bertepatan dengan perayaan Minggu Palma.

Minggu Palma merupakan salah satu hari suci bagi kaum Kristen dan dirayakan sepekan sebelum Paskah. Minggu Palma memperingati masuknya Yesus ke Kota Yerusalem dan disambut penduduk dengan daun palma.

Ledakan pertama terjadi di dalam Gereja Mary Girgis di Tanta, kota kecil di delta Sungai Nil, utara Ibu Kota Kairo, ketika jemaat sedang melakukan misa. Kejadian ini menewaskan sedikitnya 30 orang dan melukai 70 lainnya.

Gereja itu sudah menjadi target sejumlah serangan dalam dua minggu belakangan, termasuk sebuah bom dalam gereja berhasil dijinakkan.

Beberapa jam kemudian, ledakan terjadi di depan gereja Santo Markus di Kota Aleksandria, menewaskan sepuluh orang dan mencederai 35 lainnya. Pemimpin Kristen Koptik Mesir Paus Tawadros II sebelumnya menghadiri misa Minggu Palma di gereja itu.

Dari Vatikan, pemimpin umat Katolik sejagat Paus Fransiskus mengutuk serangan bom itu, terjadi beberapa pekan menjelang kunjungannya ke Kairo. Ketika ledakan terjadi, Paus Fransiskus tengah memimpin misa di Lapangan Santo Petrus.

Al-Azhar, lembaga pendidikan Islam tersohor di Kairo, juga bersikap serupa. Mereka menyebut dua serangan teror itu sebagai kejahatan terhadap seluruh rakyat Mesir.

ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) mengklaim bertanggung jawab atas dua serangan bom tersebut. "Sebuah kelompok berafiliasi dengan ISIS telah melancarkan dua serangan terhadap gereja di Tanta dan Aleksandria," kata Amaq, kantor berita ISIS.

Daftar nama warga Indonesua terkait ISIS di kamp Ain Isa. (Rojava Information Center)

Kurdi tidak akan adili keluarga jihadis ISIS asing

"Yang akan diadili hanya jihadis lelaki dan sebagian kecil perempuan. Jumlah mereka seribuan orang," kata Robin Fleming.

Tenda pernah dipakai keluarga anggota ISIS asal Indonesia di kamp Ain Isa, utara Suriah. Mereka sudah kabur dari sana pada Oktober 2019. (Rojava Information Center)

Indonesia tidak akan pulangkan warganya menjadi anggota ISIS di Suriah

Terdapat 689 warga Indonesia bergabung dengan ISIS di Suriah dan Irak berdasarkan data CIA.

Tenda pernah dipakai keluarga anggota ISIS asal Indonesia di kamp Ain Isa, utara Suriah. Mereka sudah kabur dari sana pada Oktober 2019. (Rojava Information Center)

Kurdi adili seribu jihadis ISIS asing mulai bulan depan

Vonis bagi anggota ISIS bervariasi mulai 1-20 tahun penjara, tergantung tingkat kesalahan mereka.

Polisi Israel menembakkan gas air mata ke arah warga Palestina di dalam Masjid Al-Aqsa, dalam bentrokan terjadi pada 26 Juni 2016. (Press TV)

Pemimpin ISIS serukan kepada pengikutnya serang Israel

"Fokus baru kita adalah memerangi Yahudi dan mengambil kembali apa yang telah mereka curi dari kaum muslim," ujar Abu Hamzah.





comments powered by Disqus