kabar

Anggota Majelis Syura Saudi sebut tidak ada larangan perempuan mengemudi dalam ajaran Islam

Pangeran Al-Walid bin Talal pada November tahun lalu menyerukan agar larangan kaum hawa menyetir mobil dicabut.

17 April 2017 17:51

Hingga kini Arab Saudi menjadi satu-satunya negara di dunia melarang perempuan mengemudi mobil.

Padahal, menurut Abdurrahman ar-Rasyid, Ketua Komite Ekonomi dan Energi Majelis Syura Arab Saudi, tidak ada larangan dalam ajaran Islam untuk kaum hawa menyetir mobil. Dia menambahkan juga tidak ada aturan lalu lintas di negara Kabah itu mengharamkan wanita mengemudi.

Yang menjadi persoalan, dia menambahkan, adalah mesti ada aturan jelas bisa membolehkan perempuan mengemudi. "Kalau aturan itu sudah ada, saya mendukung karena tidak ada syariat Islam mengharamkan kaum hawa menyetir mobil," kata Rasyid kepada surat kabar Okaz.

Dia mengakui Majelis Syura pernah membahas soal boleh tidaknya perempuan mengemudi mobil.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak kaum hawa di Saudi melanggar tradisi dengan menyetir mobil. Kalau ketahuan polisi syariah, mereka bisa ditahan.

Dukungan Rasyid ini sejalan dengan seruan Pangeran Al-Walid bin Talal agar larangan kaum hawa menyetir mobil dicabut. "Mengemudi merupakan kebutuhan ekonomi dan hak perempuan," ujar Pangeran Al-Walid melalui Twitter November tahun lalu.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman curi data dalam telepon seluler Jeff Bezos

Sehabis membuka link video kiriman Bin Salman itulah, semua data dalam telepon pintar Bezos tersedot.

Syekh Muhammad al-Isa, ulama top asal Arab Saudi dan merupakan Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim. (Twitter)

Ulama top Arab Saudi akan berdoa di bekas kamp pembantaian orang Yahudi di Polandia

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa menyerukan kepada semua umat Islam untuk mempelajari sejarah Holocaust.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan bertemu Rabbi Marc Schneier dari New York, Amerika Serikat. Pertemuan ini berlangsung di kantornya di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 16 Januari 2020. (Twitter)

Menteri Saudi terima kunjungan rabbi

Rabbi Schneier mengungkapkan kegirangannya bisa merayakan Shabbat di Saudi untuk pertama kali.

Abdul Malik al-Hutiyun, pemimpin milisi Syiah Al-Hutiyun di Yaman. (yemenobserver.com)

Saudi bayar Rp 6,8 triliun buat ongkos operasional pasukan Amerika

Saudi sudah menaruh deposit Rp 13,6 triliun di bank untuk ongkos operasional pasukan Amerika. 





comments powered by Disqus