kabar

Dua warga Saudi termasuk rombongan pemburu dibebaskan penculik di Irak

Mereka diterbangkan ke Saudi kemarin.

23 April 2017 11:56

Dua warga Arab Saudi termasuk dalam rombongan berisi 26 pemburu dibebaskan penculik di Irak Jumat lalu.

Rombongan pemburu itu, kebanyakan warga Qatar dan ada beberapa pangeran, diculik pada Desember 2015 oleh Kataib Hizbullah, milisi Syiah beroperasi di selatan Irak.

Surat kabar Okaz menyebutkan kedua warga negara Kabah itu bernama Salim bin Abdul Hadi al-Marri dan Muhammad bin Abdullah al-Marri. Mereka diterbangkan ke Saudi kemarin.

Penculikan 26 pemburu tersebut terjadi di selatan Irak, dekat dengan perbatasan Saudi. Hingga dibebaskan tidak ada pihak mengaku bertanggung jawab. 

Syekh Muhammad al-Isa, ulama top asal Arab Saudi dan merupakan Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim. (Twitter)

Ulama top Arab Saudi akan berdoa di bekas kamp pembantaian orang Yahudi di Polandia

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa menyerukan kepada semua umat Islam untuk mempelajari sejarah Holocaust.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan bertemu Rabbi Marc Schneier dari New York, Amerika Serikat. Pertemuan ini berlangsung di kantornya di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 16 Januari 2020. (Twitter)

Menteri Saudi terima kunjungan rabbi

Rabbi Schneier mengungkapkan kegirangannya bisa merayakan Shabbat di Saudi untuk pertama kali.

Abdul Malik al-Hutiyun, pemimpin milisi Syiah Al-Hutiyun di Yaman. (yemenobserver.com)

Saudi bayar Rp 6,8 triliun buat ongkos operasional pasukan Amerika

Saudi sudah menaruh deposit Rp 13,6 triliun di bank untuk ongkos operasional pasukan Amerika. 

Mufti ISIS Syifa an-Nikmah ditangkap polisi Irak di Kota Mosul, 16 Januari 2020. (Twitter)

Irak tangkap mufti ISIS berbadan gembrot

Syifa adalah orang mengeluarkan fatwa untuk melaksanakan hukuman mati dan menghancurkan tempat-tempat bersejarah di Mosul, termasuk kubur Nabi Yunus. 





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Ulama top Arab Saudi akan berdoa di bekas kamp pembantaian orang Yahudi di Polandia

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa menyerukan kepada semua umat Islam untuk mempelajari sejarah Holocaust.

21 Januari 2020

TERSOHOR