kabar

Raja Salman tunjuk putranya sebagai duta besar Saudi buat Amerika

Sejumlah pengeran muda diangkat menjadi wakil gubernur.

23 April 2017 19:46

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz kemarin menunjuk putranya, Pangeran Khalid bin Salman, sebagai duta besar untuk Amerika Serikat. Pangeran Khalid menggantikan Pangeran Abdullah bin Faisal bin Turki yang menjabat posisi itu hanya setahun.

Pangeran Khalid adalah adik dari Wakil Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, juga memegang posisi menteri pertahanan dan ketua Dewan Pembangunan dan Ekonomi Arab Saudi.

Pangeran Khalid adalah mantan pilot jet tempur F-15, lulusan dari Columbus Air Force Base di Mississippi, Amerika Serikat. Pada 2014, dia pernah ikut dalam misi menggempur basis ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

"Putra saya, sang pilot, telah melaksanakan kewajibannya bagi agama, tanah air, dan rajanya," kata Raja Salman, seperti dilansir Saudi Press Agency.

Salman al-Ansari, analis politik sekaligus Presiden Saudi American Public Relation Affairs Committee (SAPRAC), meyakini pengangkatan Pangeran Khalid bakal mampu memperkuat hubungan Saudi-Amerika. "Dia pribadi sangat teratur, cerdas, muda, dan aktif," ujarnya.

Penunjukan Pangeran Khalid ini bagian dari perombakan sejumlah posisi kabinet dan jabatan penting lainnya. Banyak wajah muda bermunculan. Beberapa pangeran diangkat sebagai wakil gubernur.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Putera mahkota Saudi lolos dari upaya pembunuhan

Tapi pasukan Blackwater, merupakan pasukan pengawal pribadi Bin Salman, berhasil menggagalkan serangan mereka.

Mahyor Jenderal Abduk Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Raja Salman dapat pengawal pribadi baru setelah Al-Fagham dibunuh

Pengganti Al-Fagham itu bernama Brigadir Jenderal Said al-Qahtani.

Mahyor Jenderal Abduk Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Pengawal pribadi Raja Salman dibunuh dalam istana

Dia memastikan cerita tewasnya Al-Fagham disebarluaskan Al-Uwaid melalui Twitter tidak benar.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran Saudi serukan penggulingan Raja Salman dan putera mahkota

Upaya kudeta pernah terjadi April tahun lalu, ketika istana Raja Salman di Ibu Kota Riyadh diserang.





comments powered by Disqus