kabar

Qatar bantu milisi Syiah di Irak US$ 500 juta

PMF bersama pasukan Irak memerangi ISIS.

31 Mei 2017 12:17

Sumber-sumber di Irak membenarkan kepada surat kabar Okaz asal Arab Saudi, Menteri Luar Negeri Qatar Syekh Muhammad bin Abdurrahman ats-Tsani pekan lalu bertemu Perdana Menteri Irak Haidar al-Abadi di Ibu Kota Baghdad.

Dalam pertemuan itu, Abadi meminta kepada Syekh Muhammad bin Abdurrahman untuk mengalihkan fulus US$ 500 juta, tadinya untuk membayar uang tebusan atas pembebasan warga Qatar, menjadi hadiah bagi PMF (Pasukan Mobilisasi Rakyat), berisi sekitar 40 milisi Syiah - kini membantu pasukan Irak memerangi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

Awal bulan lalu, Doha mengirim duta besarnya di Baghdad untuk mengupayakan pembebasan 24 warga Qatar, termasuk sejumlah pangeran. Tiga hari kemudian, Syekh Muhammad bin Abdurrahman tiba di Baghdad membawa 23 tas berisi fulus sebanyak US$ 500 juta.

Syekh Muhammad bin Abdurrahman bilang uang sebesar itu masuk atas sepengetahuan pemerintah Irak. Fulus itu akan dipakai buat mendukung upaya Baghdad untuk membebaskan sandera asal Qatar.

Rombongan pemburu asal Qatar diculik di selatan Irak pada Desember 2015 dan dibebaskan April tahun ini. 

Rekaman video pembakaran paspor oleh anak-anak Indonesia telah bergabung dengan ISIS di Suriah. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Peneliti ISIS tersohor dibunuh di Baghdad

Albalad.co bulan lalu sempat mewawancarai Husyam. Ketika itu dia mengatakan saat ini ada enam hingga tujuh ribu pejuang ISIS aktif di Irak dan Suriah.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Pemimpin Al-Qaidah di Suriah tewas

Khalid al-Aruri adalah sahabat dari mendiang pendiri ISIS Abu Musab az-Zarqawi.

Amir Muhamnad Abdurrahman al-Mauli as-Salbi, pemimpin baru ISIS. (Courtesy)

Pemimpin baru ISIS dikabarkan tewas di Idlib

Hingga kabar ini dilansir, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah Amerika Serikat.

Mufti ISIS Syifa an-Nikmah ditangkap polisi Irak di Kota Mosul, 16 Januari 2020. (Twitter)

Pengadilan Mosul keluarkan vonis mati bagi mufti ISIS

Kedua putranya juga anggota ISIS: satu orang telah divonis mati dan seorang lagi menjalani hukuman lima tahun penjara di Irak.





comments powered by Disqus