kabar

ISIS akui bertanggung jawab atas Teror Teheran

Ini serangan pertama ISIS di Iran.

07 Juni 2017 09:45

ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) mengaku bertanggung jawab atas serangan teror menghantam Ibu Kota Teheran, Iran, hari ini. 

"Para pejuang ISIS telah menyerang makam Khomeini dan gedung parlemen di Teheran," seperti dilansir kantor berita Amaq.

Jika benar ini merupakan serangan pertama ISIS di negara Mullah itu.

Iran bersama paramiliter Syiah dukungannya memerangi pemberontak di Suriah dan Irak, termasuk ISIS.

Sebanyak empat lelaki bersenjata telah menyerbu gedung parlemen dan hingga kini dikabarkan masih menyandera empat orang, seperti dilansir kantor berita semiresmi Tasnim. Satu pelaku tewas meledakkan diri dan seorang petugas keamanan juga terbunuh.

Sedangkan tiga pria bersenjata menyerang kompleks kuburan Khomeini. Insiden ini menewaskan seorang tukang kebun dan dua pelaku, termasuk satu meledakkan diri. Seorang pelaku lainnya ditangkap.

 

Gubernur Provinsi Makkah Pangeran Misyaal bin Majid menjenguk warga Saudi menhadi korban luka dalam ledakan di pemakaman nin-muslim di Kota Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu, 11 November 2020. (Saudi Gazette)

ISIS akui bertanggung jawab atas ledakan di Jeddah

ISIS bilang serangan itu untuk diplomat Prancis.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

ISIS ancam serang infrastruktur minyak Arab Saudi

ISIS menilai tindakan Saudi, UEA, dan Bahrain sebagai pengkhianatan terhadap Islam.

Daftar nama warga Indonesua terkait ISIS di kamp Ain Isa. (Rojava Information Center)

Belum ada keluarga ISIS asal Indonesia di Suriah menjalani program deradikalisasi

Sebanyak 76 keluarga ISIS dipindah dari kamp Al-Haul ke Ar-Roj berasal dari Inggris, Prancis, dan Jerman.

Tenda pernah dipakai keluarga anggota ISIS asal Indonesia di kamp Ain Isa, utara Suriah. Mereka sudah kabur dari sana pada Oktober 2019. (Rojava Information Center)

Ratusan jihadis ISIS asal Indonesia ditahan di Irak dan Suriah

Paling banyak ada 200 jihadis ISIS dari Indonesia ditahan oleh militer Irak.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Mossad kembali bunuh ilmuwan nuklir Iran

Sejak 2010, Mossad sudah mulai menyasar ilmuwan nuklir Iran dan sampai sekarang sudah enam ahli nuklir negara Mullah itu tewas di tangan Mossad, termasuk Fakhrizadeh.

28 November 2020

TERSOHOR