kabar

UEA blokir Skype

Layanan telepon suara dan video WhatsApp sempat aktif di UEA Kamis pekan lalu diblokir lagi.

26 Juni 2017 12:07

Skype kemarin bilang Uni Emirat Arab (UEA) telah memblokir layanan pesan teks dan video online milik mereka.

"Kami sudah mengetahui situs dan layanan kami telah diblokir oleh kedua penyedia layanan Internet di UEA," kata Skype, anak usaha dari Microsoft, lewat keterangan tertulis kemarin. "Artinya, Anda tidak dapat menggunakan Skype di UEA."

Skype mengaku tidak berdaya atas kebijakan tersebut. Mereka meminta para pengguna Skype untuk meminta dua penyedia layanan Internet di UEA, Etisalat dan du, untuk membuka blokir terhadap Skype.

Pengguna Skype bernama VeruNeuwirth, tinggal dan bekerja di UEA, mengaku tidak bisa mengontak keluarganya lewat Skype. "Saya sudah berbicara kepada Etisalat dan mereka katakan sambungan Internet saya baik-baik saja," ujarnya.

Pemakain lainnya, Nikosssslipknot, menambahkan dia berupaya menghubungi istrinya di Dubai melalui Skype. "Awalnya normal saja tapi saya tidak bisa melihat atau mendengar suara istri saya," tuturnya.

Pemblokiran dialami Skype ini berlangsung tiga hari setelah layanan telepon suara dan video WhatsApp sempat beroperasi di UEA kamis pekan lalu. Namun kemudian diblokir lagi setelah Otoritas Regulator Telekomunikasi UEA menyatakan tidak ada perubahan kebijakan terkait Voice over Internet Protocol (VoIP).

Peta Dataran Tinggi Golan. (BBC)

PBB secara resmi minta Israel keluar dari Golan

Amerika Serikat Maret lalu mengakui Golan sebagai wilayah kedaulatan Israel.

Dokumen Mukhtalif, kelompok LGBT pertama di Arab Saudi. (Twitter)

Kelompok LGBT pertama berdiri di Arab Saudi

Mukhtalif mengklaim mendapat izin dari pemerintah Saudi pada 22 November.

Warga Arab Saudi bernama Muhammad Saud (kanan) berpose bareng Avi, satu dari dua tamunya asal Israel, menginap di rumahnya di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Screencapture)

Dua warga Israel menginap di rumah warga Saudi di Riyadh

Saud termasuk dalam enam wartawan Arab diundang mengunjungi Israel selama lima hari pada Juli lalu.

Demonstran di Kota Najaf, Irak, membakar Konsulat Iran pada 27 November 2019. (Supplied)

Demonstran sudah tiga kali bakar Konsulat Iran di Najaf

Demonstran pertama kali membakar Konsulat Iran Rabu pekan lalu.





comments powered by Disqus