kabar

9.319 warga Indonesia di Arab Saudi ikut program amnesti

Hampir enam ribu orang sudah pulang ke Indonesia.

27 Juni 2017 21:54

Mohamad Hery Saripudin, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Kota Jeddah, Arab Saudi, mengungkapkan sebanyak 9.319 warga Indonesia di Arab Saudi telah mengikuti program amnesti.

"KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia) Jeddah baru saja melayani pengurusan izin keluar bagi 9.319 warga negara Indonesia mengikuti program amnesti," kata Mohamad Hery dalam sambutan singkat dihadapan sekitar 1.400 warga Indonesia, sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri Ahad lalu di halaman Balai Nusantara Wisma KJRI. "Hampir enam ribu orang di antaranya telah meninggalkan Arab Saudi."

Mohamad Hery menjelaskan sekitar tiga ribuan warga Indonesia belum pulang memilih bertahan karena masih berharap bisa tetap bekerja di Arab Saudi. Dia bilang warga negara asing mengikuti program amnesti, termasuk dari Indonesia, bisa langsung kembali ke Arab Saudi dengan memakai visa baru.

Dia mengingatkan agar masyarakat Indonesia di negara Kabah itu sadar mereka adalah tamu. Sehingga mesti menghormati dan menaati peraturan berlaku di negeri tuan rumah.

"Tunjukkan kita adalah bangsa berbudi luhur dan berakhlak mulia," ujar Mohamad Hery. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung."

Program ini diluncurkan pemerintah Arab Saudi sejak Maret lalu dan berlaku 90 hari. Kebijakan ini memberikan pengampunan bagi pendatang dan pekerja asing ilegal atau sudah melebihi izin tinggal. Dengan mengikuti aturan itu, mereka bisa mengurus dokumen untuk pulang tanpa harus dipenjara dan membayar denda.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Twitter tutup akun milik putra pemimpin Hizbullah

Amerika memasukkan Jawad dalam daftar teroris bulan lalu. Washington DC menyatakan dia bertanggung jawab atas serangan teror terhadap Israel di Tepi Barat.

Menteri Dalam Negeri Prancis Christophe Castaner. (Twitter)

Prancis bersedia terima sebelas kombatan ISIS dideportasi dari Turki

Castaner mengatakan sekitar 250 warga Prancis bergabung dengan ISIS telah dipulangkan sejak 2014. 

Sadim al-Maliki, perempuan Arab Saudi bikin heboh karena berpakaian ketat dan terbuka. (Al-Bawaba)

Seorang pedagang di Jeddah bikin heboh karena berpakaian ketat dan terbuka

Sesuai aturan, Sadim terancam didenda seratus riyal. Kalau diulangi, dendanya 200 riyal. 

Sejumlah orang mengangkat jenazah ulama Arab Saudi, Syekh Fahad al-Qadi, meninggal dalam penjara pada 12 November 2019. (Twitter)

Setelah nasihati raja dan anaknya, ulama Saudi ditahan dan meninggal dalam penjara

Penangkapan terhadap para pembangkang kian getol dilakoni Saudi sejak Bin Salman menjadi calon raja Saudi pada Juni 2017. 





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Twitter tutup akun milik putra pemimpin Hizbullah

Amerika memasukkan Jawad dalam daftar teroris bulan lalu. Washington DC menyatakan dia bertanggung jawab atas serangan teror terhadap Israel di Tepi Barat.

14 November 2019

TERSOHOR